JAKARTA, HETANEWS.com - Ketua DPR Puan Maharani diteriaki presiden oleh para anggota DPR fraksi PDIP usai menerima anugerah Doktor Honoris Causa (Dr Hc) dari Pukyong National University (PKNU). Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah menilai dukungan tersebut sebagai spontanitas.

"Kalau di sana ada dukungan terhadap Mbak Puan sebagai capres, itu kan spontanitas yang muncul di dalam forum," kata Basarah kepada wartawan di Bandung, Jawa Barat, Rabu (9/11/2022).

Basarah memandang dukungan terhadap Puan di Korsel hanya sekadar memberi semangat. Dia menilai itu bukan upaya untuk melampaui otoritas Megawati Soekarnoputri sebagai pemegang kuasa dalam menentukan Capres PDIP.

"Kalau itu dikatikan sebagai suatu semangat, ya tidak merupakan suatu sikap untuk melawan otoritas yang dimiliki Ketum PDIP untuk menentukan capres cawapres 2024 sebagai hak prerogatif ketum sebagai sesuatu yang menurut saya biasa saja," ucapnya.

"Kecuali teman-teman sebagai anggota partai melakukan upaya yang sifatnya melampaui wewenang Ketum PDIP untuk menentukan capres dan cawapres," lanjutnya.

Selain itu, Wakil Ketua MPR ini melihat kehadiran para anggota DPR fraksi PDIP sebagai tanda turut berbahagia atas gelar yang diraih Puan Maharani.

"Kemudian acara itu dihadiri oleh teman teman F-PDIP kan juga sesuatu yang sifatnya biasa saja, turut 'mengayuh bagil' kalau orang Jawa bilang, turut memberikan rasa senang dan rasa bahagia atas gelar honoris kausa kedua yang diterima Mbak Puan," imbuhnya.

  • Puan Diteriaki Presiden di Korsel

Ketua DPR Puan Maharani melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Busan, Korea Selatan, dan akan menerima anugerah Doktor Honoris Causa (Dr Hc) dari Pukyong National University (PKNU). Sejumlah anggota DPR dari Fraksi PDIP turut menemani Puan.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Puan dijamu makan malam oleh Wali Kota Busan Park Heong-Joon di The Westin Josun, Busan, Minggu (6/11). Anggota-anggota Fraksi PDIP DPR ikut dalam jamuan tersebut. Anggota Fraksi PDIP DPR Dolfie Othniel Frederic Palit mengatakan ada 41 anggota dewan yang ikut dalam kunjungan kerja ke Korsel.

Usai acara jamuan makan malam, Puan diantar para anggota Fraksi PDIP DPR hingga masuk mobil untuk meninggalkan hotel. Saat Puan hendak masuk mobil sejumlah anggota DPR menggemakan seruan 'Mbak Puan Presiden'.

Seruan dimulai oleh Anggota DPR Masinton Pasaribu. Setidaknya Arteria Dahlan dan Banda Sarundajang menyambut seruan itu sambil mengepalkan tangan. Sejumlah anggota DPR lain juga turut menyambut seruan itu.