SIANTAR, HETANEWS.com - Wali Kota Pematang Siantar Susanti Dewayani bersama Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Pematang Siantar Kiki Christnar Marbun membahas perkembangan Jaminan Kesehatan warga Kota Pematang Siantar di Rumah Dinas Walikota, Selasa (8/11/2022).

Pertemuan ini turut membahas program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan yang menerapkan Sistem Penilaian Pencapaian Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan (KBK) di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Kepala BPJS Siantar Kiki Christnar Marbun mengatakan KBK merupakan bagian dari pengembangan sistem kendali mutu pelayanan yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pelayanan kesehatan.

KBK juga menjadi salah satu rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan audit ke BPJS Kesehatan.

Agar implementasi sistem KBK dapat berjalan optimal, lanjutnya, BPJS Kesehatan secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi dengan mengundang FKTP serta pemangku kepentingan terkait, dalam hal ini Wali Kota Pematang Siantar.

Masih kata Marbun, selain itu FKTP sebagai penyelenggara atau gate-keeper (penapis rujukan) harus menyelenggarakan pelayanan kesehatan sesuai standar pelayanan dan tata laksana penyakit di FKTP berbasis pada kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), yakni klinis dan manajerial.

Sementara itu, Wali Kota Susanti berharap Indikator dan Capaian KBK di FKTP dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap mutu pelayanan serta promotif-preventif masyarakat terhadap kesehatan.