SIANTAR, HETANEWS.com - Pemerintah Kota Pematang (Pemko) Siantar tampaknya tidak benar-benar melakukan pendataan terhadap warga yang terkena bencana angin puting beliung yang terjadi pada bulan Agustus lalu.

Pasalnya masih ada warga yang tidak mendapatkan bantuan akibat dari bencana tersebut. Salah satunya Makmur Sipayung penjual kelapa muda, warga Jalan Pisang, Gang Durian nomor 8, Kelurahan Pardamean, Kecamatan Siantar Marihat.

Makmur bercerita, bahwa dari awal rumahnya diterpa anging puting beliung tidak satu pun jajaran Pemko melakukan pendataan maupun bantuan terhadap Makmur.

"Dari awal rumah saya terkena bencana angin puting beliung hingga rubuh, tidak pernah ada yang datang mendata kerumahnya terutama dari pihak Pemko sendiri," keluh Makmur kepada kru Hetanews, Sabtu (5/11/2022).

Dirinya juga menerangkan, bahwa sekitar lima hari yang lalu Lurah Kecamatan Siantar Marihat melakukan pembagian bantuan untuk korban bencana, namun hanya dirinya yang tidak dapar bantuan.

"Sempat saya tanya kepada Lurah, kenapa saya tidak dapat bantuan. Lurah bilang ke saya kalau bantuannya sudah tidak ada lagi. Jadi yang saya pertanyakan kenapa saya tidak didata, apa ada unsur pilikasi," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, saya rencananya akan menyampaikan keluhan saya ini ke Walikota langsung untuk meminta solusianya.