BATUBARA, HETANEWS.com - Kepala Desa Bagan Baru, Kecamatan Nibung Hangus, Batu Bara, Benyamin buka suara soal jalan rusak yang membuat warga protes dengan membuat replika kuburan di jalan itu. Benyamin menyebut usulan perbaikan jalan itu tidak kunjung disetujui.

Sebagai penguasa di pemerintahan desa, usulan pembangunan jalan bukannya tak pernah disampaikan ke pemerintah kabupaten Batu Bara hingga anggota DPRD setempat. Bahkan pihaknya sampai memonitoring proses rencana pembangunan jalan tersebut hinga ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

"Kita di desa sudah sering melakukan usulan pembangunan baik itu namanya pemeliharaan atau pembangunan bahkan setiap tahun musim Musrenbang. Tapi kita enggak tahu, itu tadi apakah karena kurangnya anggaran atau bagaimana," kata Benyamin, Sabtu (29/10/2022).

Dia pun mengungkapkan kendala pergantian pejabat di instansi terkait mengakibatkan proposal usulan pembangunan jalan tersebut tak jelas kemana muaranya. "Waktu kita tanya pejabatnya sudah ganti, alhasil (proposal usulan) kita buat lagi yang baru," ujarnya.

"Bahkan ke Bappeda juga pernah kami tanya, cemana ada enggak untuk Bagan Baru tahun ini, 'oh nggak ada'. Kalau nggak ada gimana ada enggak cara lain supaya dapat itu kita kejar juga," kata dia menambahkan.

Saat ini, kata Benyamin, telah ada respon pihak terkait untuk mencari solusi sementara agar akses jalan ini bisa dilalui warga dengan menurunkan material timbunan menutupi kubangan lumpur berupa bebatuan padas. Kendati demikian diakuinya hal itu tidaklah cukup sebab ada hampir 8 kilometer jalan di desanya dalam kondisi rusak parah.

"Yang rusak itu ada sekitar 8 kilometer di desa kita. Sementara ada juga kami ini secara swadaya sedang upayakan menutup jalan yang parah-parah itu dengan gambangam batang kelapa. Ini sedang berjalan," terangnya.

Sebelumnya diinformasikan sejumlah pemuda desa di Kabupaten Batu Bara mengkritik kondisi jalan yang rusak parah dengan membangun kuburan di sepanjang jalan. Adapun lokasi bangunan kuburan itu berada di Desa Bagan Baru Kecamatan Nibung Hangus.

"Kalau total kuburan yang dibangun di sepanjang jalan rusak itu ada 17 buah. Lengkap dengan nisan dari kayu dan bunga rampai sehingga memang benar benar dibuat mirip kuburan," kata Zein salah seorang pemuda setempat yang dikonfirmasi detikSumut.

Dia mengatakan bangunan kuburan tersebut memang sengaja dibuat oleh pemuda di desanya sebagai bentuk kekesalan warga karena jalan yang berstatus milik pemerintah kabupaten itu tak kunjung tersentuh pembangunan sama sekali.