HETANEWS.com - Dari evolusi manusia hingga keanekaragaman hayati, pemahaman kita tentang kehidupan di Bumi semakin tajam.

Apa yang bisa kita pelajari dari regenerasi ekor ikan zebra? Atau pasukan rayap berbaris ke medan yang belum dipetakan?

Selamat datang di bidang ekologi dan evolusi, tempat para peneliti mengamati alam untuk lebih memahami bagaimana spesies dibentuk oleh satu sama lain dan lingkungannya.

Dalam praktiknya, dibutuhkan bertahun-tahun pencatatan dan analisis untuk memecah adaptasi dan kekuatan evolusioner lainnya.

Charles Darwin memperhatikan paruh burung pipit Galapagos yang berbentuk unik selama perjalanan lima minggu ke pulau-pulau itu, dan kemudian menghabiskan satu setengah dekade berikutnya untuk mencoba memahaminya.

Tetapi bahkan satu momen pun dapat menjelaskan usaha organisme untuk bertahan hidup, terutama ketika ditangkap di kamera.

Kompetisi gambar Ekologi dan Evolusi Pusat BioMed menyoroti foto-foto yang menunjukkan adaptasi dalam aksi. Para ahli mengirimkan karya dari bangku lab dan lokasi lapangan di seluruh dunia untuk bersaing memperebutkan tempat puncak di bidang studi mereka.

Berikut adalah pilihan juri tahun 2021 untuk masing-masing kategori, beserta pemenang hadiah utama.

Terbaik dalam Evolusi dan Ekologi Manusia

Seorang peneliti menggunakan babon untuk mempelajari gerak manusia. Foto: Roberto Garcia-Roa

Juara umum dan terbaik dalam Biologi Konservasi

Sekelompok ikan jack membuat formasi spiral di Pulau Heron di Great Barrier Reef. Foto: Kristen Brown

Pilihan editor

Seekor katak gladiator raksasa mencoba melarikan diri dari pemangsa ular. Foto: Dmitri Ouboter

Terbaik dalam Biologi Perkembangan Ekologi

Seekor ikan zebra menumbuhkan kembali ekornya hanya dua minggu setelah dipotong pada garis putus-putus horizontal putih. Foto: Gray Chapman

Terbaik dalam Ekologi Perilaku

Seekor tawon menangkap seekor laba-laba di Tiputini, Ekuador. Foto: Roberto Garcia-Roa

Terbaik dalam Biologi Perkembangan Evolusi dan Keanekaragaman Hayati

Eulimnogammarus verrucosus , spesies krustasea endemik di Situs Warisan Dunia UNESCO Danau Baikal, menderita infeksi parasit ciliate. Foto: Kseniya Vereshchagina.

Sumber: popsci.com