HETANEWS.com = Karya ilmiah yang membahas pengaruh berbagai teknik modifikasi permukaan basis gigi tiruan terhadap ikatan soft liner mengantar mahasiswa Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) Prostodonsia, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) drg. Fernandy Hartono Prasetyo dinobatkan sebagai Juara 1 pada kategori Short Lecture Literature Review pada kompetisi “The 1st Indonesian Prosthodontics Society Meeting” yang diselenggarakan oleh Ikatan Prostodonsia Indonesia (IPROSI) di Bali.

“Ada berbagai teknik modifikasi permukaan basis gigi tiruan, seperti sandblast, laser, monomer MMA, dan lain-lain yang bisa diaplikasikan untuk meningkatkan ikatan dari soft liner. Teknik-teknik ini yang saya review, untuk melihat apakah teknik tersebut betul-betul efektif dalam meningkatkan ikatan soft liner atau tidak,” ujar drg. Fernandy.

Lebih lanjut ia menyampaikan, literatur dilakukan dengan format scoping review dan target studinya adalah studi-studi in vitro yang diharapkan dapat memberikan insight lebih mendalam mengenai cara-cara meningkatkan kekuatan ikat antara soft liner dan basis gigi tiruan lepasan. Literature review ini dilakukan dibawah bimbingan drg. Muslita Indrasari, M. Kes., Sp. Pros(K).

“Untuk persiapan, saya berdiskusi dengan pembimbing cukup intens untuk finalisasi paper saya berikut file presentasinya. Setelah itu, saya berlatih presentasi secara mandiri, agar bahasa Inggris saya bisa lancar dan waktu presentasinya cukup. Terakhir, saya berdoa untuk menenangkan diri sehingga saya tidak grogi saat presentasi,” kata drg. Fernandy.

Selain dia, drg. Ratih Kemala Putri meraih Juara 4 pada kategori Poster Presentation Case Report dengan judul “Altering Occlusal Vertical Dimension in Partially Edentulous Patient with Hybrid Restoration – A Case Report”. Karyanya menampilkan tentang pembuatan gigi tiruan hybrid dengan pembuatan sebagian kerangka logam dan gigi tiruan cekat kebutuhan pengembalian dimensi vertikal oklusal untuk mengembalikan fungsi mastikasi dan estetik pasien. Kemenangan drg. Ratih tidak terlepas dari tuntunan dosen pembimbingnya, yaitu Dr. drg. Ratna Sari Dewi, Sp. Pros(K).

“Yang saya bawakan adalah case report, jadi kasus ini sudah selesai sebelumnya. Saya mengumpulkan semua dokumentasi proses pembuatan gigi tiruan tersebut berupa foto yang kemudian disusun dalam sebuah paper. Kemudian, saya diskusi dengan pembimbing saya yaitu drg. Ratna Sari Dewi hingga finalisasi paper-nya. Setelah paper selesai, saya susun menjadi sebuah poster sesuai dengan peraturan yang diberikan oleh pihak panitia,” ujar drg. Ratih.

Tidak hanya di bidang akademik, 13 mahasiswa PPDGS FKG UI lainnya juga turut menorehkan prestasi dengan meraih juara 2 pada kategori Art and Culture Competition 2022. Tim ini terdiri dari Astrya Fitryanur, Bernardus, Chika Astasari Hadi, Debby Sarita, Felix Triputra, Flavia Vonny Fransisca, Gabriela Lintang Cristandy, Gitta Maharani Octiviana, Glenda Clarissa Swandy, I Gusti Ayu Bella Betari J, Levy Jeremy Marpaung, Sylviani The Wirianto, dan Tantia Cita Dewanti Fudhail.

“Kami melakukan persiapan dengan berlatih tari bersama sejak satu bulan sebelum acara dilaksanakan. Kami menampilkan tarian dari dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Sumatra, Kalimantan, Betawi, Bali, dan Papua,” kata drg. I Gusti Ayu Bella Betari J.

Ketua Departemen Prostodonsia FKG UI, Dr. drg. Ira Tanti, Sp.Pros(K)., menyampaikan rasa bangganya atas kemenangan yang telah diraih oleh mahasiswa PPDGS Prostodonsia FKG UI. “Prestasi internasional yang sangat membanggakan diraih oleh para mahasiswa kami PPDGS Prostodonsia FKG UI, hal ini akan menciptakan atmosfer daya saing dalam berkompetisi semakin meningkat serta mendorong para mahasiswa kami untuk selalu melakukan inovasi di bidang kedokteran gigi, khususnya bidang Prostodonsia, serta menghasilkan karya terbaik.”

The 1st Indonesian Prosthodontics Society Meeting merupakan seminar internasional dan kongres yang diselenggarakan oleh Ikatan Prostodonsia Indonesia (IPROSI) dengan tujuan untuk memberikan dampak positif pada perkembangan dunia kedokteran gigi. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa PPDGS Prostodonsia dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, pada 9-11 September 2022.

“Apresiasi yang sangat tinggi bagi para mahasiswa PPDGS Prostodonsia FKG UI yang telah berhasil menghimpun juara internasional pada dua bulan terakhir ini, capaian ini bukan akhir dari proses pembelajaran tetapi merupakan langkah awal untuk berkiprah di kancah internasional”, kata Dr. drg. Lia Kartika Wulansari Sri Gunoro Puteri, PhD., Sp.Pros(K)., Ketua Program Studi Sepsialis Prostodonsia FKG UI.