SIANTAR, HETANEWS.com - Mantan Walikota Siantar Hefriansyah diperiksa Pidsus Kejari Siantar, Rabu (12/10/2022). Mantan orang nomor 1 Siantar itu diperiksa selama kurang lebih 7 jam.

Ia mendatangi kantor Kejari Siantar sekitar pukul 9.30 wib dan mulai diperiksa pukul 10.00 hingga pukul 17.00 wib di ruang Pidsus.

Hefriansyah mendatangi kantor APH untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi yang sedang disidik jaksa. Ia menggunakan kemeja biru dan hadir seorang diri.

"Beliau diperiksa terkait dugaan korupsi pembangunan jembatan jalan dan jembatan, gorong gorong vulkanis dengan nilai pagu Rp. 9, 986 miliar dari APBD TA 2018 di Sta 09+310/Sta 10+150 Ring Road, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari ," kata Kasi Intel Rendra Yoki Pardede kepada wartawan sore itu.

Rendra didampingi Kasi Pidsus Ferdinan Sirait menjelaskan jika pemeriksaan sudah tahap penyidikan. Hingga kini pihaknya hanya tinggal menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP.

"Hanya tinggal menunggu perhitungan kerugian negara dari BPKP. Jika sudah keluar hasil perhitungan maka akan ditetapkan tersangkanya," jelas Rendra.

Dalam penyidikan tersebut, setidaknya pihak kejaksaan sudah memeriksa lebih kurang 20 orang saksi termasuk mantan Walikota, kontraktor, PPK dan lainnya.

Sementara itu, Hefriansyah saat meninggalkan kantor APH tersebut mengatakan "cuma jalan jalan, cari kawan makan siang," katanya sambil berlalu mengendarai mobil Innova BK 574 CN.

Tim jaksa yang menangani perkara itu Kasi Pidsus Ferdinan Sirait, Kasi Intel Rendra Yoki Pardede, Kasi Datun Symon Morris dan Kasi BB Andri Dharma.