SIANTAR, HETANEWS.com - Azril als Ucok (46) yang kesehariannya menjual sapu dituntut 14 tahun penjara disidang Pengadilan Negeri Siantar, Kamis (6/10/2022).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Selamat Riyadi Damanik menyatakan terdakwa Ucok bersalah melanggar pasal 338 KUHP. Karena terbukti melakukan pembunuhan terhadap korban Jumiati alias Melda (35).

Ucok menghabisi nyawa korban pada Kamis, 26 Mei 2022 di Jalan Bangsal Kelurahan Dwikora Siantar Barat. Karena kesal ditagih uang sewa kamar.

Bermula ketika terdakwa datang ke rumah Azrin Sikumbang di Jalan Bangsal dengan membawa tuak. Lalu minum bersama saksi Azrin Sikumbang, Pardomuan Tambunan, saksi Mak Gesek dan juga korban sambil menonton TV.

Selanjutnya terdakwa dan Mak Gesek masuk ke salah satu kamar. Usai Mak Gesek keluar, saksi Azrin menagih uang sewa kamar.

Korban juga terus menagih uang sewa kamar secara paksa dengan menarik baju terdakwa.

Karena kesal, terdakwa mengambil pisau bergagang kayu dari dalam keranjang tempat jualannya. Seketika menusuk leher korban, tapi korban terus menarik baju terdakwa.

Lalu terdakwa menusuk bagian punggung korban, hingga korban meninggal dunia. Usai peristiwa itu, terdakwa keluar dari rumah Azrin Sikumbang membawa barang dagangannya juga pisau bergagang kayu tersebut ke Jalan Mataram tempat kostnya.

Terdakwa merupakan Warga Dusun III Taman Sari Desa Simpang Dolok Kabupaten Batu Bara dalam persidangan didampingi pengacara Erwin Purba dari Posbakum.

Dalam nota pembelaannya, terdakwa secara lisan memohon agar diberikan putusan yang seringan-ringannya.

Untuk pembacaan putusan, persidangan dipimpin hakim R Manullang dinyatakan ditunda hingga Rabu (13/10/2022).

"Sidang ditunda hingga Rabu mendatang, dengan agenda pembacaan putusan," kata hakim sambil mengetuk palu.