SIANTAR, HETANEWS.com - Alvin Achmad (28) warga jalan Melur Siantar Barat divonis 5 tahun denda Rp.1 Miliar subsider 3 bulan disidang Pengadilan Negeri Siantar, Senin (3/10/2022).

Sebelumnya ia dituntut 6 tahun penjara denda Rp 1.820.000.000 subsider 6 bulan.

Sedangkan temannya Riki Franjaya Siregar (24) warga jalan Boyata Yudha divonis 2 tahun. Sebelumnya dituntut jaksa 3 tahun penjara.

Menurut hakim PN Siantar Nasfir Firdaus, Renni P Ambarita dan Vivi Siregar, keduanya ditangkap bersamaan pada Rabu, 13 April 202. Dari sebuah kamar samping cafe Amerta di jalan Melati.

Polisi Putra Lima Sormin, Alex Arisandi dan Horas Butar Butar menyita sejumlah alat hisap berupa bong, kaca pirex bekas dibakar, pipet juga 10 paket sabu dari kantong Achmad serta uang Rp. 70 ribu juga 2 buah hape Samsung Vivo masing masing milik Riki dan Achmad.

Terdakwa Achmad mengakui membeli sabu dari Koko (DPO) seharga Rp.850 ribu lalu Sebahagian digunakan bersama terdakwa Riki.

Kedua terdakwa dijerat dengan pasal berbeda, Achmad dinyatakan bersalah melanggar pasal 114 (1) UU RI No 35/2009 tengang narkotika. Riki dinyatakan bersalah melanggar pasal 127 UU yang sama penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri.

Dalam persidangan, kedua terdakwa didampingi pengacara Tommy Saragih Dati Posbakum menyatakan menerima putusan tersebut.

Persidangan dinyatakan selesai dan ditutup oleh hakim.