SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Ada apa dengan sikap politik Fraksi Hanura DPRD Simalungun, yang awalnya sebagai mitra pemkab pada pembahasan rancangan P APBD 2022. Meski demikian, sikap Fraksi Hanura tersebut tidak mempengaruhi pengesahan P APBD 2022.

Dari 8 fraksi di DPRD Simalungun, 6 diantaranya memberi saran, pandangan dan menyetujui P APBD. Sementara Fraksi Hanura abstain dan Fraksi Gerindra menolak setuju.

"Enam fraksi setuju, satu abstain dan satu fraksi menolak, namun pengesahan (P APBD) tetap sah,” ucap Sekretaris DPRD Simalungun Marolop Silalahi dilansir Mistar.id Jumat (30/9/2022).

Fraksi Hanura tidak hadir dan tidak memberikan pandangan terhadap rancangan P APBD. Padahal Hanura salah satu partai pengusung Bupati Radiapoh Sinaga dan wakil Zonny Waldi.

Sikap politik Fraksi Hanura tiba tiba menjadi sorotan publik, di tengah meredupnya kepercayaan masyarakat terhadap partai.

Anggota DPRD yang duduk di Fraksi Hanura adalah politisi yang mewakili masyarakat konstituen. Namun sikap abstain saat paripurna itu dapat merusak citra sebagai wakil rakyat di parlemen.

Meski demikian, Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani menanggapi, sikap politik Fraksi Hanura dan Fraksi Golkar itu dinilai sebagai dinamika politik yang wajar terjadi.

"Saya pikir itu bagian dari dinamika rapat, boleh lah orang berbeda pendapat, namun bukan berarti perbedaan pendapat itu perlu diperbincangkan," kata Timbul kepada wartawan.

P APBD TA 2022 Simalungun telah disahkan, ditandai dengan pembubuhan tanda tangan oleh pimpinan DPRD dan Wakil Bupati. Pengesahan P APBD dinyatakan sah sesuai tatib dan peraturan yang berlaku.