JAKARTA, HETANEES.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar jumpa pers di Mabes Polri pada Jumat (30/9). Dalam pernyataannya siang itu ia menyampaikan sejumlah informasi terkait kasus pembunuhan Brigadir Yosua.

Di antaranya soal status Ferdy Sambo yang beberapa waktu lalu upaya bandingnya telah ditolak. Selain itu juga soal penahanan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, yang merupakan tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua.

Kapolri didampingi sejumlah jenderal, antara lain Irjen Wahyu Widada, Komjen Dofiri, dan Komjen Gatot Eddy saat menggelar konferensi pers.

Berikut rangkuman pernyataan Kapolri Sigit:

  • Ferdy Sambo Sudah Bukan Anggota Polri

Listyo Sigit Prabowo menyatakan Ferdy Sambo secara resmi tak lagi berstatus sebagai anggota Polri. Putusan ini merupakan hasil sidang kode etik berujung banding yang kemudian ditolak anggota komisi sidang etik Polri.

"Status FS secara resmi saat ini sudah tidak menjadi anggota Polri," kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (30/9).

Sigit menuturkan, pihaknya telah mendapat informasi, keputusan pemecatan dengan tidak terhormat (PDTH) telah dikeluarkan Istana Negara.

  • Ferdy Sambo dan Tersangka Lain Diserahkan ke Jaksa 3 atau 5 Oktober

Listyo Sigit Prabowo menyatakan penyerahan barang bukti dan tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yosua akan diserahkan ke Kejaksaan pada Senin atau Rabu (tanggal 3 atau 5 Oktober) pekan depan.

"Kami akan mempersiapkan kelengkapan terkait dengan tersangka dan barang bukit untuk kita serahkan kepada kejaksaan yang akan kita laksanakan antara Senin atau Rabu," ujar Sigit.

  • Jet Pribadi Brigjen Hendra Akan Ditelusuri Asal Usulnya

Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya tengah mengusut asal muasal jet pribadi yang digunakan Brigjen Hendra Kurniawan. Hendra menggunakan jet tersebut saat mengantar jenazah dan menemui keluarga Brigadir Yosua di Jambi.

"Kemudian terkait dengan isu private jet. Saat ini Propam sedang melakukan pemeriksaan bersama sama Tipikor," kata Sigit.

Sigit mengungkapkan, pihaknya juga akan memeriksa perusahaan penyedia jasa pesawat jet pribadi tersebut untuk mengungkap kasus itu secara terang benderang.

  • Irjen Fadil Imran, Irjen Nico, dan Irjen Panca Tak Terkait Ferdy Sambo

Listyo Sigit Prabowo juga mengungkapkan tiga orang Kapolda, yakni Kapolda Metro Irjen Fadil Imran, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, dan Kapolda Sumut Irjen Panca tidak terkait dengan kasus Ferdy Sambo.

Sebelumnya mereka bertiga yang disebut dekat dengan Ferdy Sambo diisukan turun tangan agar kasus pembunuhan Brigadir Yosua tidak terungkap.

"Terkait keterlibatan 3 kapolda di kasus FS, tim Propam sedang memeriksa dan ditemukan sampai saat ini kesimpulannya tidak keterkaitan dengan kasus FS," kata Kapolri dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/9).

  • Putri Candrawathi Ditahan dan Tak Ada Perlakuan Khusus

Polri memutuskan menahan istri Ferdy Sambo yang juga tersangka pembunuhan Brigadir Yosua, Putri Candrawathi, di Rutan Bareskrim Polri mulai Jumat (30/9). Kapolri menegaskan tak ada perlakuan khusus yang akan diberikan kepada Putri selama penahanan.

"Saya kira untuk standar penahanan rutan yang diberikan kepada saudari PC, saya kira sama dengan yang lain yang ditentukan. Apakah di Bareskrim ataukah di Rutan Brimob, saya kira standarnya tetap sama," kata Sigit.

Penahanan ini dilakukan dalam rangka mempermudah penyerahan tersangka dan barang bukti kasus pembunuhan Brigadir Yosua ke jaksa penuntut umum (JPU). Kasus itu kini telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan.