JAKARTA, HETANEWS.com - Penyidik Bareskrim Polri memutuskan untuk menahan tersangka pembunuhan berencana Brigadir Yosua, Putri Candrawathi. Istri dari Ferdy Sambo itu ditahan di Rutan Mabes Polri mulai Jumat (30/9).

Penahanan dilakukan usai putri menjalani pemeriksaan kesehatan dan psikologis. Ia dinyatakan mampu untuk ditahan.

"Hari ini Saudara PC kita nyatakan, kita putuskan, ditahan di rutan Mabes Polri," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (30/9) siang.

"Baru saja kami dapatkan laporan bahwa terkait kondisi jasmani dan psikologi dari PC saat ini dalam keadaan baik," sambung Sigit.

Sigit menegaskan tak ada perlakuan khusus yang akan diberikan Putri selama di tahanan.

"Saya kira untuk standar penahanan rutan yang diberikan kepada saudari PC, saya kira sama dengan yang lain yang ditentukan. Apakah di Bareskrim ataukah di Rutan Brimob, saya kira standarnya tetap sama," kata Sigit.

  • Dari Bomber Rp 76 Juta ke Baju Tahanan

Keputusan penahanan tersebut sontak membuat penampilan Putri berubah. Wanita yang datang ke Bareskrim Polri pada Jumat pagi untuk pemeriksaan kesehatan dan menjalankan wajib lapor itu awalnya mengenakan jaket bomber berwarna biru muda, dengan emblem huruf B di dada bagian kiri.

Jeket yang dikenakan Putri merupakan keluaran brand ternama Burberry. Dari situs fashion farfetch.com, jaket bomber tersebut memiliki harga sekitar 5.117 Euro atau Rp 76.811.041.90.

Namun, saat keluar dari gedung Bareskrim dan menuju ke rutan, Putri terlihat mengenakan baju oranye khas tahanan. Tak terlihat lagi jaket bomber mahal yang sebelumnya ia kenakan.

  • Tangisan Putri Candrawathi

Saat akan dibawa ke Rutan Bareskrim Polri, Putri menangis. Di sela langkahnya menuju rutan ia mengatakan ikhlas menerima keputusan untuk ditahan.

"Saya ikhlas diperlakukan seperti ini, dan saya mohon doanya agar bisa melalui semua ini," kata Putri sambil menangis.

"Dan saya mohon izin titipkan anak saya di rumah dan di sekolah mereka masing-masing," ucap dia.

Anak Putri nantinya akan dirawat oleh nenek dan pengasuhnya.

  • Kondisi Putri Menurut Pengacara

Kuasa hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah, mengungkapkan kondisi kliennya dalam menjalani keputusan penahanan tersebut.

"Kami bersyukur kondisi klien kami dinyatakan baik secara fisik meskipun secara psikologis masih membutuhkan pendampingan mengingat kompleksitas situasi yang dialami pasca peristiwa yang sama-sama kita ketahui," jelas eks Jubir KPK itu saat mendampingi kliennya, Jumat (30/9).

Menurut Febri, Putri masih mengalami trauma. Putri juga masih harus mengkonsumsi obat dari dokter.

"Dari hasil pemeriksaan psikiater Mabes Polri, dokter menyampaikan ada trauma akibat kejadian yang dialami sebelumnya. Ada resep obat juga yang diberikan dokter dari Satuan Kesehatan Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri-Klinik Pratama," jelas Febri.

Baca juga: Respons Pengacara Keluarga Brigadir J Soal Putri Candrawathi Ditahan: Walau Terlambat, Kami Syukur