HETANEWS.com - Para ilmuwan percaya, salah satu alasan kenapa Bumi layak huni dan aman dari hantaman meteor atau asteroid karena keberadaan planet Jupiter yang melindunginya.

Asteroid sendiri adalah benda kecil, berbatu atau logam yang mengorbit Matahari. Benda luar angkasa ini biasanya berdiameter di atas 1 meter. Asteroid terbesar yang diketahui adalah Ceres, yang memiliki diameter 965 kilometer.

Sebagian besar asteroid, termasuk Ceres, berada di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter. Beberapa di antaranya mendekati atau melintas orbit Bumi.

Jadi, bagaimana planet kita dilindungi dari hantaman asteroid? Jawabannya terletak pada gravitasi Jupiter. Jupiter adalah planet terbesar di Tata Surya, berisi gas raksasa berukuran 11 kali lebih besar ketimbang Bumi.

Faktanya, Jupiter bukan hanya sekadar bola gas raksasa yang berputar ratusan juta km di Tata Surya, tapi juga melindungi Bumi dan planet lain dari kehancuran dengan menghempaskan komet dan asteroid lewat gravitasinya.

Menurut sebuah makalah yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences pada Mei 2015, dua ilmuwan memperkirakan bahwa Tata Surya bagian dalam pernah menjadi rumah bagi kelompok Bumi super, sebutan untuk planet yang lebih besar dari Bumi, tapi lebih kecil dari Neptunus. Gravitasi planet Bumi Super membantu menarik dan menghentikan sebagian besar asteroid yang berpotensi menabrak Bumi.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa migrasi Jupiter ke luar dapat menghancurkan planet generasi pertama dan mengatur situasi untuk pembentukan planet Terestrial yang terkuras oleh massa yang dimiliki Tata Surya kita saat ini,” ujar Konstantin Batygin, astronom dari California Institute of Technology di Pasadena, California, AS.

Gravitasi Jupiter lebih kuat ketimbang Bumi. Seseorang yang memiliki bobot 45 kilogram di Bumi akan memiliki berat 108 kilogram di Jupiter. Jupiter tercatat mengakhiri penghuni awal orbit dalam, melibas, dan menyapu mereka ke Matahari.

Gravitasi Jupiter yang kuat ini mencegah batuan ruang angkasa yang mengorbit di dekatnya bergabung menjadi planet. Inilah sebabnya Tata Surya kita sekarang punya sabuk asteroid yang terdiri dari ratusan ribu puing kecil yang melayang. Sampai sekarang, gravitasi Jupiter terus memengaruhi asteroid.

Sumber: kumparan.com