HETANEWS.com - Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, nampaknya dilanda kepusingan jelang Piala Dunia 2022 Qatar. Seperti diketahui, sepak terjang The Three Lions di UEFA Nations League bisa dibilang buruk dan gagal total.

Jadi salah satu tim yang diunggulkan, mereka justru terdegradasi ke Liga B setelah menuai hasil minus melawan tiga kompetitornya: Hungaria, Italia, dan Jerman.

Bahkan, mereka menutup matchday grup keenamnya melawan Jerman dengan rapor mengecewakan yakni imbang melawan Jerman.

Sempat berada di atas angin setelah gol penalti Harry Kane, Timnas Inggris harus ikhlas skor mereka pada akhirnya disamai Jerman lewat Kai Havertz, tiga menit sebelum babak kedua berakhir.

Penampilan buruk Timnas Inggris di UEFA Nations League 2022 ini tidak ayal membuat sepak terjang Gareth Southgate sebagai pelatih jadi sorotan. Mau tidak mau, publik mulai mencemaskan kesiapan Harry Kane dkk menghadapi ajang yang lebih besar lagi, Piala Dunia 2022 Qatar.

Namun sorotan tajam dipastikan bukan hanya tertuju pada pelatih seorang, tetapi juga para pemain di skuad The Three Lions saat ini. UEFA Nations League sejatinya bisa jadi sarana mereka unjuk gigi di hadapan Gareth Southgate, para penikmat sepak bola, dan suporter Timnas Inggris.

Akan tetapi, kesempatan tersebut sekarang sudah musnah. Lantas, siapa saja pemain yang sejauh ini membawa kepusingan bagi Gareth Southgate jelang Piala Dunia 2022 Qatar?

Pemain Liverpool dan Timnas Inggris, Trent-Alexander Arnold. Foto: Robbie Jay Barratt - AMA/Getty Images.

Trent Alexander-Arnold dan Fikayo Tomori

Trent Alexander-Arnold

Mungkin pemain Timnas Inggris yang namanya paling ‘sibuk’ wira-wiri di berbagai pemberitaan media belakangan ini. Keengganan Gareth Southgate memberinya banyak kesempatan tampil pun menjadi sorotan tajam publik.

Apalagi, setelah muncul perbandingan antara dirinya dengan Kieran Trippier. Bicara soal prioritas bek kanan di pecking order-nya, Gareth Southgate punya kecenderungannya sendiri.

“Di bangku cadangan saya harus memilih Kieran sebagai pelapis bek kanan,” ujar pelatih berusia 52 tahun tersebut seperti diwartakan Mirror.

Prioritas yang diungkap Gareth Southgate itu pun tidak muncul begitu saja tanpa alasan. Menurutnya, untuk saat ini Kieran Trippier tampil lebih baik dari Trent Alexander-Arnold.

Situasi Trent Alexander-Arnold memang tidak terlalu baik di Timnas Inggris, meski selama ini ia selalu dielu-elukan sebagai salah satu bek kanan terbaik oleh suporter Liverpool

Gaya permainannya yang tidak begitu cocok dengan Timnas Inggris mungkin jadi salah satu alasan namanya hanya dilirik sebelah mata oleh Gareth Southgate jelang Piala Dunia 2022 Qatar.

Fikayo Tomori

Satu lagi pemain yang nasibnya tidak kalah mengenaskan dari Trent Alexander-Arnold, terlepas dari penampilan impresifnya di level klub.

Kepindahannya ke AC Milan telah menyelamatkan kariernya dari masa-masa suram di Chelsea, tapi hal itu sayangnya tidak membuat pintu hati Gareth Southgate terketuk.

Dengan alasan Fikayo Tomori belum mengantongi banyak caps di Timnas Inggris, ia lebih memilih Taylor Mings dan Conor Coady yang notabene lebih inferior dari bintang AC Milan tersebut.

Bek Manchester United dan Timnas Inggris, Harry Maguire. Foto: Reuters-Carl Recine.

Ada Pemain Manchester United yang Sering Dicaci Maki

Harry Maguire

Sering mendapat kritik tajam dan caci maki saat bermain tidak dalam performa terbaiknya. Bahkan, situasinya belakangan cukup memburuk usai tampil payah di dua laga terakhir Timnas Inggris.

Tidak ayal, Gareth Southgate pun bisa dibuat pusing oleh pemain yang satu ini jelang Piala Dunia 2022 Qatar. Blunder demi blunder ia lakukan, begitu pula kesalahan-kesalahan entah kecil maupun besar yang bisa merugikan tim.

Di samping itu, ia juga kehilangan kepercayaan Erik ten Hag di Manchester United. Mantan pelatih Ajax tersebut lebih memilih duet Raphael Varane-Lisandro Martinez dan hasilnya cukup memuaskan.

Namun masalahnya, pemain yang diusung saja tidak mendapat kesempatan main dan diletakkan di bangku cadangan selama 90 menit.

Gareth Southgate dan Kritik Publik

Apa yang sedang terjadi di Timnas Inggris membuat Gareth Southgate menyadari bahwa kritik dan caci maki merupakan bagian dari pekerjaannya. Ia juga sadar betul apa yang akan terjadi di Piala Dunia 2022 bisa jadi memengaruhi posisinya di Timnas Inggris.

“Kontrak itu irelevan dalam sepak bola. Manajer punya kontrak tiga, empat, lima tahun. Jika hasilnya tidak baik, Anda harus tahu kalau itu saatnya berpisah jalan,” ucapnya seperti dikutip dari Sky Sports. Di Piala Dunia 2022 Qatar, Timnas Inggris berada di grup yang sama dengan Iran, Amerika Serikat, dan Wales.

Sumber: indosport.com