TAPTENG, HETANEWS.com - Bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan, Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Jimmy Christian Samma, menghadiri Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi di Kabupaten Tapanuli Tengah bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Selasa (27/9/2022) Sore.

Kegiatan yang dipimpin eh Gubernur Sumatera Utara H. Edy Rahmayadi bersama Ka Satgas KPK RI Wilayah I Maruli Tua Manurung didampingi Kepala Inspektorat Provinsi Sumatera Utara Larso Marbun bersama rombongan.

Turur hadir Dandrem 023/KS Kolonel Inf Dody Triwinarto, Pj. Bupati Tapanuli Tengah Yetty Sembiring, Ketua DPRD Tapteng Khairul Kiyedi Pasaribu, Wakil Ketua DPRD Tapteng Willy Syahputra Silitonga, Dandim 0211/TT Letkol Mangatas Pandapotan Sibuea, serta unsur Forkopimda dan OPD Kab. Tapteng

Rangkaian kegiatan mulai dari Kata Sambutan Pj. Bupati Tapanuli Tengah Yetty Sembiring. Bimbingan dan Arahan Gubernur Sumatera Utara Bapak H. Edy Rahmayadi dan Paparan Direktorat KPK RI Wilayah I Maruli Tua Manurung.

Juga dilaksanakan Pembacaan Komitmen Pemberantasan Korupsi yang di Pimpin oleh Pj. Bupati Tapanuli Tengah serta di ikuti oleh Peserta yang hadir dan Penandatanganan Komitmen Pemberantasan Korupsi di Kab. Tapanuli Tengah oleh Pj. Bupati Tapanuli Tengah Yetty Sembiring, Ketua DPRD Tapteng Khairul Kiyedi Pasaribu, Dandim 0211/TT Letkol Mangatas Pandapotan Sibuea, Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Jimmy Christian Samma, Ka Satgas KPK RI Wilayah I Maruli Tua Manurung, Gubernur Sumatera Utara H. Edy Rahmayadi

Adapun isi Komitmen, Antara Lain:

Kami, para pelayan masyarakat dan perwakilan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah, Berkomitmen di hadapan seluruh Masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah:

1. Menyediakan pelayanan yang sebaik-baiknya dan sehormat-hormatnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah;

2. Menjadi pelopor dan penggerak pencegahan dan pemberantasan korupsi dalam setiap bentuk pengelolaan keuangan daerah atau keuangan desa;

3. Menghindari, menolak dan melawan segala bentuk perilaku dan perbuatan korupsi yang menyengsarakan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas jabatan ataupun tugas dan tanggung jawab untuk melayani masyarakat;

4. Tidak akan menerima hadiah atau gratifikasi yang dianggap suap, meminta hadiah atau sesuatu, melakukan pungutan liar (Pungli), atau melakukan pemerasan dari terhadap masyarakat atau dari terhadap siapapun yang akan berakibat hukum; dan

5. Melaporkan kepada penegak hukum, pengawas internal, atau saluran lainnya terhadap oknum-oknum pada jabatan apapun yang tetap meneruskan perilaku dan perbuatan koruptifnya.

Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa, memberikan kami hidayah, hikmat, dan kekuatan agar kami menjadi suluh dan teladan bagi masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah.