HETANEWS.com - Polda Sumut masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus judi online milik tersangka Apin BK alias Jonni. Kekinian, empat orang dekat Apin BK diperiksa oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut. Orang dekat yang dimaksud adalah istri dari Apin BK.

"Iya hari ini penyidik kembali melakukan pemeriksaan istri Apin BK," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Selasa (27/9/2022).

Hadi mengatakan, keempat orang yang dipanggil adalah AH, M, G, dan B.

"Kita minta siapapun yang dipanggil penyidik dalam kasus ini untuk kooperatif," ujar Hadi.

Hadi mengimbau tersangka Apin BK segera menyerahkan diri kepada pihak berwajib.

"Kita juga mengimbau Apin BK segera menyerahkan diri untuk menghadapi proses hukumnya," katanya.

Diketahui, Polda Sumut telah mengajukan penerbitan red notice untuk Apin BK alias Jonni, bos judi online yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini kabur ke luar negeri.

Red notice adalah permintaan penangkapan terhadap seseorang yang ditetapkan sebagai buron atas suatu tindak kejahatan. Nantinya, Interpol akan mengeluarkan red notice setelah adanya permintaan dari negara yang bersangkutan.

Selanjutnya, petugas akan berkoordinasi dengan interpol National Central Bureau (NCB) untuk Indonesia atau Interpol Indonesia.

Bisnis judi online Apin BK yang berada di Kompek Cemara Asri, Kabupaten Deli Serdang, digerebek pada Selasa (9/8/2022) dini hari. Lokasi ini diduga kuat sebagai operator situs judi online terbesar di Sumut LEBAH4D, DEWAJUDI4D dan LARIS4D.

Dalam penggerebekan itu, ratusan unit komputer dan laptop yang diduga digunakan untuk menyebar situs judi online disita polisi.

Namun demikian, Apin BK hingga kini masih dalam pengejaran polisi. Dalam proses hukumnya, polisi menyita telah sejumlah aset dan bangunan milik bos judi online terbesar di Sumut ini.