JAKARTA, HETANEWS.com - Mahkamah Agung (MA) memberhentikan sementara Hakim Agung Sudrajad Dimyati beserta lima jajarannya. Hal itu buntut dari proses hukum yang menjerat Sudrajad dkk di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Memberhentikan sementara terhadap para tersangka yang diduga terlibat dalam tindak pidana yang saat ini sedang ditangani KPK, sampai adanya proses hukum yang berkepastian," kata Juru Bicara MA, Andi Samsan Nganro, Senin (26/9/2022).

MA juga melakukan rotasi dan mutasi aparatur peradilan yang bertugas di MA, seperti para hakim yustisial, panitera pengganti, ASN dan staf non-ASN. Atasan dari aparatur yang terjerat kasus di KPK tidak luput dari pemeriksaan. Hal ini sesuai amanah dari Perma MA Nomor 7, 8 dan 9.

"Melakukan pemeriksaan terhadap atasan langsung dari para tersangka yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Badan Pengawasan (Bawas) MA dan meningkatkan kinerja Satgas Khusus Pengawasan di lingkungan unit kerja MA," ucapnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan 10 tersangka terkait kasus dugaan suap di lingkungan Mahkamah Agung. Mereka yakni Hakim Agung, Sudrajad Dimyati; Hakim Yustisial sekaligus Panitera Pengganti MA Elly Tri Pangestu.

Kemudian, 4 PNS MA, Desy Yustria, Muhajir Habibie, Nurmanto Akmal dan Albasri. Selanjutnya, dua pengacara Yosep Parera dan Eko Suparno. Terakhir, dua Debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana, Heryanto Tanaka dan Ivan Dwi Kusuma Sujanto.

Sumber: inews.id