HUMBAHAS, HETANEWS.com - Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan Harlen Sinaga berada di Sana Dolok, Dusun 1, Desa Sampean, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbahas.

Pembunuhan yang terjadi pada tanggal 28 Agustus tersebut terkuak setelah penemuan jasad korban Harlen Sinaga dengan sejumlah bekas luka pada bagian tubuhnya.

Perladangan tersebut berada di pinggir jalan namun suasananya sepi karena jauh dari pemukiman warga. Lahan yang memiliki tekstur tanah bergelombang ini berada sekitar 50 meter dari jalan umum menuju Parlilitan.

Lahan tersebut berbukit dengan luas sekitar setengah hektar. Harlen Sinaga menanam tomat di lahan tersebut dan menggunakan air dari parit besar yang memiliki kedalaman sekitar 1,6 meter.

Perladangan tersebut sepi dan jauh dari pantauan masyarakat sekitar. Pasalnya perladangan tersebut adalah lahan bukaan baru yang diolah sejak setengah tahun yang lalu.

Baca juga: Sat Reskrim Polres Humbahas Lakukan Olah TKP Penemuan Mayat Di Desa Sampean

Hinsa Sianturi dan Anita Manullang (HO / Tribun Medan)

Di hamparan lahan yang ada di kawasan tersebut, perladangan Harlenlah satu-satunya yang tengah dikelola, yang lainnya masih lahan tidur. Di lokasi, terlihat juga tomat tengah berbuah lebat.

Saat ditanya soal penemuan jasad pertama kali, seorang saksi Lambok Sinaga menjelaskan, dirinya bersama istrinya serta Anita Manullang yang kini jadi tersangka adalah orang pertama sekali melihat jasad tersebut.

"Saya, istri dan Anita Manullang yang pertamakali melihat jasad Harlen Sinaga," ujar Lambok Manullang, Senin (26/9/2022).

Jasad korban dievakuasi dari dalam air paritan perladangan yang memiliki kedalaman lebih dari 1 meter.

"Jasad korban ditarik dari air ini. Dalamnya sekitar 1,6 hingga 1,8 meter," ujar Lambok Manullang (49) saat berada di TKP, Senin (26/9/2022).

TKP masih berada di areal perladangan korban. Lambok Manullang adalah orang yang pertama sekali melihat jasad korban yang sudah dibenamkan pelaku ke paritan yang disebut warga sekitar sebagai kolam.

"Yang pertama kali ke sini adalah saya, istri saya dan Anita Manullang," sambungnya.

Awalnya, Lambok Manullang tidak merasa curiga Anita Manullang adalah otak pembunuhan.

"Tidak ada kecurigaan," sambungnya.

Baca juga: Istri di Sumut Perintahkan Selingkuhan Bunuh Suaminya agar Bisa Nikah Lagi

Anita Manullang, mendiang Harlen Sinaga dan Hissa Sianturi (HO)

Kecurigaan soal kematian Harlen Sinaga jangga karena adanya luka pada bagian kepala korban.

"Yang luka itu adalah bagian kepala yang kemudian dilaporkan teman ke polisi," terangnya.

Anita Manullang juga menangis sejadi-jadinya di lokasi pembunuhan saat penemuan jasad korban. Itulah yang membuat keluarga tidak yakin bahwa Anita Manullang adalah bagian dari pelaku pembunuhan.

Berselang dua minggu pascakejadian, dua tersangka diciduk polisi antara lain Anita Manullang dan Hinsa Sianturi. Diketahui Hinsa Sianturi adalah selingkuhan Anita Manullang yang telah menjalin hubungan gelap selama tiga bulan.

Baca juga: Berbekal Bukti dari Telepon Seluler, Polres Humbahas Berhasil Ungkap Pelaku Pembunuhan

Sumber: tribunnews.com