JAKARTA, HETANEWS.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan terus membangun nilai persatuan, toleransi dan keberagaman. Sigit menuturkan keberagaman merupakan satu kekuatan yang dimiliki Indonesia.

Hal itu disampaikan saat menghadiri penganugerahan juara lomba vocal group dan solo lagu rohani kristiani di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2022). Dalam acara itu turut dihadiri seluruh tokoh lintas agama.

Sigit mengatakan acara tersebut merupakan wujud menjaga dan mempertahankan nilai persatuan dan kesatuan Indonesia. Menurut dia, Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, bahasa, agama dan adat istiadat.

"Ini merupakan bagian, dari upaya kita untuk terus membangun nilai-nilai persatuan, toleransi, keberagaman. Karena acara ini juga dihadiri seluruh elemen lintas agama sebagai bukti Indonesia ini beragam, namun kita selalu tetap satu dan ini jadi satu kekuatan kita," ujar Sigit.

Sigit menyatakan kegiatan kerohanian juga dijadikan momentum dalam mewujudkan perbaikan internal serta reformasi kultural di institusi Korps Bhayangkara. Sigit menjelaskan dalam reformasi kultural hingga sisi rohani merupakan hal fundamental yang harus ditanamkan oleh personel Polri.

"Dan ini juga merupakan bagian dari upaya kami untuk terus memperbaiki organisasi dalam bentuk reformasi kultural, kegiatan-kegiatan hari ini tentunya menjadi bagian upaya kita untuk memperbaiki. Mereformasi baik personel Polri, nilai-nilai yang terus harus kita tanamkan, sehingga semakin hari tentunya kita bisa melaksanakan apa yang menjadi harapan masyarakat," kata Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini mengatakan ke depannya Polri akan terus menggelar kegiatan-kegiatan kerohanian demi menjaga persatuan, kesatuan serta keberagaman.

"Kami semua mohon doa dan dukungan kegiatan seperti ini akan kita laksanakan di waktu lain tentunya dari unsur religi dan agama yang ada di Indonesia sebagai wujud keberagaman, persatuan dan toleransi yang selama ini kita jaga dalam menjaga negara kita tercinta. Nilai Pancasila yang tertanam di hati kita semua," tutur Sigit.

Seperti diketahui, pada bulan lalu Polri juga telah menggelar kegiatan penganugerahan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) anggota Polri. Acara itu diikuti 796 personel Polri dari 34 Polda.

Sigit menyebut kegiatan tersebut diharapkan terbentuk anggota Polri yang memiliki karakter akhlak dan bisa mewujudkan harapan menjadi anggota Polri yang presisi dan dekat dengan masyarakat.

"Harapan kita dengan acara ini, tentunya akan terbentuk dan terpilih khususnya kader-kader SDM unggul yang memiliki karakter dan akhlak, yang tentunya kita harapkan bisa mewujudkan harapan kita menjadi Polri yang Presisi dan bisa dekat dengan masyarakat," kata Sigit.

Sumber: detik.com