SOLO, HETANEWS.com - Seorang siswi SD di Kelurahan Karangasem, Laweyan, Solo, dikabarkan menjadi korban tindak kekerasan oleh teman sekelasnya. Korban ditendang pada kemaluannya hingga berdarah ketika kencing.

Hal tersebut disampaikan oleh warga melalui Unit Layanan Aduan Surakarta (ULAS) pada Rabu (21/9). Dia menyebut korban justru dibuatkan surat pindah oleh pihak sekolah sehingga dianggap sebuah ketidakadilan.

"anak bermain / berantem.....salah satu jadi korban sehingga kencing bercampur darah...trs di visum..akan tetapi orangtua minta pendapat ke sekolah bukan keadilan atau kedamaian yang diterima malah di buatkan surat pindah (korban di buatkaan surat pindah ). kami lampirkan bukti anak ketika di Visum," tulis pelapor seperti dilihat detikJateng dalam laman ULAS Pemkot Solo hari ini.

Dimintai konfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan Solo, Dian Rineta, membenarkan adanya kejadian siswi SD berinisial N ditendang temannya berinisial S yang sama-sama duduk di kelas 4. Peristiwa sudah terjadi pada Agustus lalu.

"Itu kejadian sudah agak lama, Agustus. Tapi itu hanya salah paham," kata Dian saat dijumpai di kantornya.

"Mungkin dikira mengejek, terus spontan menendang, ternyata kena di bawah (bagian kemaluan). Itu tidak sedang bermain, tidak sedang bertengkar," ujarnya.

Kedua orang tua siswi tersebut lalu dipanggil ke sekolah. Orang tua N sempat meminta agar S dikeluarkan dari sekolah, meskipun orang tua S sudah meminta maaf.

"Awalnya orang tua korban minta anak yang menendang itu dikeluarkan, tapi kami nggak boleh. Kemudian keduanya sama-sama minta keluar dari sekolah, kami juga nggak boleh. Karena kita ini pendidikan, itu tidak menyelesaikan masalah," ujar Dian.

Pihaknya mengaku sudah memberi pengertian kepada S bahwa tindakannya salah. Bahkan Dian menegaskan kedua siswi saat ini sudah bermain bersama.

"Hari Selasa kemarin outing, mereka duduk bersebelahan, bermain bersama, artinya sudah selesai masalahnya. Dan kami pastikan ke orang tua kejadian tidak akan terulang lagi, pengawasan kita perketat. Kedua orang tua dah legawa," ungkapnya.