HETANEWS.com - Tuntutan kontrak yang diminta Lionel Messi kepada Barcelona pada 2020 telah bocor ke publik. Menariknya, Messi ternyata memaksa Barcelona untuk mengeluarkan dana hingga 492 juta pounds (Rp8,3 triliun) hanya demi membuatnya bertahan.

Sebelum resmi meninggalkan Barcelona pada musim panas 2021 secara gratis, Messi telah melakukan negosiasi untuk perpanjangan kontrak di klub pada 2020. Berdasarkan laporan El Mundo, hal pertama yang diinginkan Messi adalah bonus penandatanganan sebesar 8,7 juta pounds (Rp146,6 miliar).

Messi juga tak ingin diikat kontrak jangka panjang oleh Blaugrana. Kapten Timnas Argentina itu menginginkan kontrak tiga tahun dengan opsi untuk diperpanjang.

Sementara untuk gajinya sendiri, Messi menuntut bayaran 65 juta pounds (Rp1 triliun) per tahun. Namun, gaji tersebut harus dinaikkan 10 persen setiap musimnya, di atas bunga tahunan senilai 3 persen.

Selain itu, Messi ingin agar dalam kontrak barunya, Barcelona tak memasang klausul penebusan yang terlalu tinggi. Messi hanya ingin klausul penebusannya berada di angka 8.700 pounds (Rp146 juta). Hal inilah yang sulit diterima Barcelona.

Hal lain yang diminta Messi dalam kontraknya adalah jet pribadi untuk dia dan keluarganya agar mereka bisa terbang ke Argentina setiap Natal. Ia juga disebut meminya VIP box mewah di Camp Nou untuk keluarganya dan keluarga rekan setimnya saat itu, Luis Suarez.

Secara total, tuntutan kontrak Lionel Messi itu akan membuat Barcelona meorogoh kocek hingga 492 juta (Rp8,3 triliun). Namun, hal itu tak terjadi karena pada 2021 Barcelona mengalami masalah keuangan yang sangat parah sehingga mereka tak bisa memperbarui kontrak Messi.

“Sehubungan dengan informasi yang dipublikasikan hari ini di El Mundo del Siglo XXI, dengan judul 'BarçaLeaks, los archivos secretos del club, parte 1', FC Barcelona mengungkapkan kemarahannya atas bocornya informasi yang akan menjadi bagian dari suatu proses peradilan,” tulis The Sun.

“Klub juga menyesalkan media yang membanggakan memiliki 'akses ke sejumlah besar dokumentasi dan email yang dimiliki investigasi Barçagate' ketika informasi dan dokumentasi ini belum dibagikan dengan para pihak terkait,” sambungnya.

Sumber: indozone.id