SIANTAR, HETANEWS.com - Kumpulan terdiri dari tiga Universitas melakukan aksi unjuk raja tentang kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jalan Merdeka, Kelurahan Prolamasi, Kecamatan Siantar Barat, tepatnya di Pasar Horas, Kamis (8/9/2022).

Saat berada di Pasar Horas, mereka duduk ditengah pasar sehingga membuat kemacetan panjang di jalan tersebut. Bahkan tidak sedikit para pedagang melihat orasi yang dilakukan oleh tiga universitas tersebut.

Selain itu, mereka juga mengecam tindakan kepolisian yang sempat menembakan gas air mata kepada salah seorang mahasiswa saat melakukan unjuk rasa beberapa hari yang lalu.

Ditempat terpisah, Cipayung plus yang sudah berada di depan Polres Pematang Siantar, melakukan orasi untuk meminta agar kepolisian menindak lanjuti kasus temannya yang terkena tembakan gas air mata.

"Kapolres harus menindak lanjuti tentang teman kami yang didiskriminasi oleh anggotanya tertanggal 5 September 2022 dan kami sepakat Kapolres harus dicopot," ucap Gian saat melakukan orasinya didepan Kantor Polres Siantar.

Bahkan mereka juga meminta kepada pihak kepolisian, dalam waktu kurun 24 jam mereka harus tau siapa yang melakukan diskriminasi oleh teman mereka.

"Kalau dalam waktu 24 jam polisi tidak menunjukan siapa yang melakukan diskriminasi oleh teman kami, kami akan turun kembali ke jalan," teriak mahasiswa kepada sejumlah polisi yang berjaga didepan. (Restu)