MEDAN HETANEWS.com - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengundang lima perwakilan kabupaten membahas rencana pembangunan kawasan pertanian terpadu.

Adapun lima kabupaten tersebut adalah Kabupaten Karo, Mandailing Natal, Dairi, Pakpak Bharat dan Tapanuli Selatan.

Edy meminta lima kabupaten tersebut menyiapkan desain kawasan pertanian sejelas mungkin, sehingga rencana tersebut bisa cepat berjalan.

Sejalan dengan itu Pemprov juga akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Kementerian Pertanian.

Baca juga: Edy Rahmayadi Buka Mukerda MUI Sumut, Sinergi MUI dan Pemerintah Membangun Harkat dan Martabat Umat

Ketiganya nantinya akan berkontribusi mengalokasikan anggaran untuk pembangunan kawasan tersebut, bersama-sama dengan anggaran kabupaten dan Kementerian Pertanian.

"Jadi kita serius, kabupaten siap berapa, provinsi berapa dan Kementerian berapa, kita sinergikan ini," kata Edy Rahmayadi saat memimpin rapat rencana pembangunan kawasan pertanian terpadu Provinsi Sumut di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Jumat (2/9/2022.

Edy optimis rencana tersebut berhasil, lantaran Sumut yang memiliki tanah yang subur. Namun tanah yang subur perlu didukung semua sektor, salah satunya infrastruktur.

Pemprov Sumut sendiri akan menyelesaikan pembangunan jalan. Dengan pembangunan jalan tersebut, diharapkan produktivitas maupun distribusi hasil pertanian dapat meningkat.

"Harusnya kalau ditangani dengan benar, perekonomian kita terus baik meskipun ada gejolak global, kita bisa mandiri, kita bisa buat, " kata Edy.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang mengikuti rapat secara virtual menyampaikan rencana tersebut akan berhasil apabila dilakukan dengan sinergi dan bergandengan tangan.

Selain itu, Ia menyebut ada beberapa hal yang mesti dipastikan oleh para bupati di antaranya kepastian lahan, kepastian konsep pembiayaan, hingga kepastian sumber daya manusianya.

Mentan siap bekerja bersama-sama dengan Gubernur Edy Rahmayadi dan Bupati terkait untuk mewujudkan rencana tersebut.

"Saya berharap ini jangan terlalu lama, saya siap untuk sama-sama kita Pak Gubernur, " ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Sarana dan Prasarana Kementerian Pertanian Ali Jamil yang hadir secara langsung meminta para bupati untuk menyiapkan grand desain sejelas mungkin.

"Rencana aksinya itu harus clear, supaya jelas kita masuknya bagaimana," kata Ali Jamil.

Baca juga: Gubernur Edy Lantik 123 Pejabat Administrator dan Pengawas