SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Terbukti menyetubuhi pacarnya yang belum dewasa, pria berinisial DHS (22) dituntut 9 tahun penjara. Denda Rp.80 juta, jika tidak dibayar diganti hukuman kurungan selama 6 bulan.

Pria dari Lae Tanggiang Desa Pegagang Julu Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi, terbukti mencabuli pacarnya, sebut saja Dina (nama samaran) yang masih berusia 15 tahun. Ia dipersalahkan melanggar pasal 81 ayat (2) UURI No 17 tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UURI No 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak disidang PN Simalungun, Kamis (1/9/2022).

Menurut jaksa Fransiska Sitorus, perbuatan itu dilalukan terdakwa sebanyak enam kali. Pertama pada November 2021 dua kali di dalam penginapan di Merek Kabupaten Karo.

Selanjutnya 2 Februari,15 Maret dan 15 April 2022 di dalam rumah Resni Simbolon di Kecamatan Silimakuta. Setiap akan mencabuli korbannya, terdakwa selalu melakukan bujuk rayu dan berjanji akan menikahi korban.

Berdasar Hasil Visum No.6550/VI/UPM/IV/2022 tanggal 20 April 2022 yang dibuat dan ditandatangani Dr Martha Silitonga SpOG pada RSUD Djasamen Saragih P Siantar menyimpulkan jika selaput dara Bunga sudah tidak utuh lagi.

Atas tuntutan jaksa tesebut, terdakwa didampingi pengacara Josia Manik SH akan membuat permohonan (pledoi) tertulis. Untuk itu, majelis hakim memberikan kesempatan selama 1 Minggu.

"Persidangan ditunda hingga Rabu, 7 September 2022, untuk pledoi," kata Nurnaningsih Amriani selaku ketua Majelis hakim didampingi dua hakim anggota Yudi Dharma dan Widiastuti.