SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Belakangan ini jajaran Polri gencar memberantas permainan judi gelangang permainan (Gelper), hal itu dilakukan setelah adanya instruksi dari Kapolri beberapa waktu yang lalu.

Namun tampaknya tidak berlaku di jajaran Polres Simalungun, pasalnya ada delapan lokasi tempat permainan judi gelper yang tengah beroperasi namun hingga sekarang Polres Simalungun tidak ada tindakan sama sekali.

Menurut keterangan dari sumber bermarga Saragih, mengatakan kalau gelper itu diketahui beroperasi dibeberapa warung dan pemilik warung sebagai orang yang menjaga permainan itu.

"Memang permainan gelper itu baru. Tapi kan perintah Kapolri bahwa semua judi harus dibersihkan, nah ini malah Polres Simalungun membiarkan permainan gelper tersebut buka," ucap Saragih saat ditemui disalah satu warung kopi, Rabu (10/8/2022).

Dirinya juga menyebutkan beberapa lokasi yang dijadikan tempat permainan gelper, tepatnya di Marihat Mayang, warung tangkahan pasir batu dolok kampung jawa, Juma Jawa, Titi Goyang, Pintu Air, Huta Bayu Raja, Tanjung Pasir, Desa Palang Pulau Batu, dan Hutabayu.

Dalam hal ini, Saragih mengatakan agar permainan ketangkasan itu ditutup oleh pihak aparat penegak hukum (APH) khususnya Polres Simalungun.

"Kami berharap agar judi gelper yang berada di delapan lokasi itu ditutup. Karena permainan judi gelper itu bukan hanya dapat menyengsarakan masyarakat sekitar tapi dapat merusak anak-anak generasi bangsa," pungkasnya.

Mengenai hal ini, baik Kapolres Simalungun AKBP Ronal Sipayung dan juga Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Aribowo tidak merespon konfirmasi terkait permainan gelper tersebut.