JAKARTA, HETANEWS.com - Bharada E menulis surat pada keluarga Brigadir J, korban kasus polisi tembak polisi. Apa isinya?

Kuasa Hukum Deolipa Yumara menunjukkan bukti jika Bharada E menulis surat pada secarik kertas yang ditulis langsung ole Bharada E.

Bharada E menulis surat yang berisikan permohonan maaf untuk keluarga Brigadir J.

"Kalau cerita dia, dia sangat dekat sekali dengan keluarganya," kata Olif, sapaan Deolipa di kediamannya di kawasan Depok, Jawa Bawat, Selasa (9/8/2022).

Melalui surat itu, kata Olif, Bharade E mengungkapkan rasa belasungkawa mendalam. "Ini ada kaitannya dengan surat yang disampaikan lewat saya, tentang permohonan bela sungkawa kepada saya keluarga," lanjutnya.

Berikut petikan wawancara Wakil Direktur Tribun Network Domuara Ambarita dengan Kuasa Hukum Bharada E, Deolipa Yumara:

Bharada E cerita tidak soal kedekatan dengan Brigadir J?

Nah ini kan kaitannya dengan surat yang disampaikan lewat saya ya, tentang permohonan bela sungkawa kepada saya keluarga.

Kalau cerita dia, dia sangat dekat sekali dengan keluarganya (J).

Kalau dari surat ini juga secara psikologis surat ini menunjukan kedekatan yang amat dangat dengan keluarga Joshua.

Sedekat apa E dengan keluarga J?

Sangat dekat, tidak hanya dengan Yoshua saja, dengan adiknya namanya Reza. Dekat mereka karena sudah jadi keluarga mereka. Bharada E mengirim surat ke keluarga J melalui tulisan tangan dia, boleh dibacakan?

Saya Bharada E mengucapkan turut berbela sungkawa atas kejadian ini.

Buat bapak ibu dan Reza, atas kelurga Bang Yos, sekali lagi saya mengucapkan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya.

Tuhan Yesus selalu menguatkan bapak ibu reza serta keluarga Bang Yos.

Minggu, 7 Agustus 2022 pukul 01.24 WIB. Tertulis Richard. Apakah saat ini keluarg Bharada E pulang ke Manado atau di mana?

Kita belum tahu karena tidak komunikasi. Karena dia (Bharada E) suruh ganti nomor keluarganya sehingga hilang semua kontak mereka.Apakah Bharada E pernah cerita soal hubungan Ibu PC dan J?

Dia tidak tahu. Dalam ceritanya dia tidak tahu soal itu. Tidak acara cerita soal itu. Belakangan ini dia disuruh yang punya kuasa, apakah kejadian itu dia benar melakukan?

Ya kalau saya masuk ke dalam curhatan dia, dia disuruh, diperintah untuk menembak.

Ya atasannya lah perintah 'Woi tembak..tambak..tembak'. Atasannya lah bilang begitu. Apakah kuAsa hukum melihat Bharada E dilindungi?

Hari ini LPKS ke Bareskrim, supaya cepat ada keputusan dia mendapat perlindungan sebagai justice collaborator. Adakah kekhawatiran terkait keselamatan Bharada E?

Kalau di Bareskrim dia tidak terancam, di penyidikan dia tidak terancam, dia merasa aman. Dijaga Brimob juga. Makan tiga kali sehari terjamin.

Kita juga masuk dikasih makan. Hebat sekali bareskrim. Kalau begitu adakah potensi terancam keselamatannya?

Kalau dalam kasus proses sampai peridangan punya potensi terancam, kalau tidak tidak dilindung oleh Bareskrim, bisa jadi lah.

Terancama-ancamnya itu. Makannya pengamanan dia itu sangat ketat sekali, sehingga susah orang luar bisa tembus.

Baca juga: Staf Ahli Kapolri Disebut-sebut Bantu Ferdy Sambo Rekayasa Kasus Pembunuhan Brigadir J, Siapa Dia?

sumber: tribunnews.com