HETANEWS.com - Rakernas XV APEKSI di Kota Padang turut membahas pegawai Non ASN (honorer). PLT Walikota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani mengatakan, polemik honorer menjadi permasalahan di seluruh kota yang ada di Indonesia.

"Masalah ini akan kami bawa dan perjuangkan ke pemerintah pusat," kata Susanti dalam keterangannya, Selasa (9/8/2022).

Di Kota Siantar, kata Susanti, sekitar 1.285 honorer yang kemungkinan tidak dapat mengikuti seleksi PPPK karena kendala kompetensi pendidikan.

"Permasalahan pegawai Non ASN ini menjadi fokus dan perjuangkan oleh wali kota se-Indonesia untuk dibawa ke pemerintah pusat," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus APEKSI Bima Arya mengatakan Rakernas APEKSI sangat penting karena masing-masing pemerintah kota saat ini tengah dihadapkan dengan berbagai tantangan.

Di antaranya terkait upaya peningkatan pelayanan publik, peningkatan ekonomi, dan mengatasi berbagai permasalahan yang ada.