SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Sindikat ataupun komplotan pencurian truk milik Kilang Padi CV Jasa Bumi di Nagori Boluk Kecamatan Bosar Maligas Simalungun yang berjumlah 5 orang Disidangkan dalam berkas terpisah.

Lima dari tiga terdakwa yakni Rivi Hamdani (42) warga Deli Serdang, Ropandi (53) warga Bosar Maligas dan Terry Sury (54) warga Medan sudah dituntut oleh JPU Harisdianto Saragih disidang online Pengadilan Negeri Simalungun, Senin (8/8/2022).

Ropandi sebagai otak pelaku yang mengetahui kondisi Kilang Padi tersebut karena berjarak 1 km dari rumahnya dituntut hukuman 4 tahun penjara. Terdakwa Rivi Hamdani dituntut 3 tahun penjara.

Keduanya dinyatakan bersalah melanggar pasal 363 (1) ke-3,4 KUHP. Sedangkan Terry Sury sebagai penadah dituntut 1 tahun 6 bulan dan dipersalahkan melanggar pasal 480 (1) tentang penadahan hasil kejahatan.

Dua terdakwa lainnya, Gunawan als Waras (41) dan Muhammad Yunus (31) masih menjalani proses persidangan dengan agenda persidangan mendengarkan saksi adecharge atau saksi yang meringankan. Kedua terdakwa itu didampingi pengacara berdasarkan Surat Kuasa Khusus (SKK).

Berdasarkan fakta persidangan, kata jaksa jika para terdakwa sudah merencanakan pencurian truk di Kilang Padi tersebut karena penjaganya sudah tua. Dengan mengendarai mobil Xenia BK 1578 OH menuju rumah Ropandi dan melintas di depan Kilang Padi CV Jasa Bumi di Nagori Boluk Bosar Maligas.

Setelah mengatur strategi, terdakwa Gunawan bersama M Yunus dan Novi (DPO) masuk ke Gudang diantar Ropandi dan berhasil mengambil sebuah truk bermuatan 41 karung padi. Truk BK 9220 TO dibawa menuju Batang Kuis diikuti mobil Xenia yang dikendarai terdakwa Rivi Hamdani.

Sampai di daerah Pagurawan, Gunawan dan Rivi Hamdani bertukar posisi. Sedangkan 41 karung goni berisi padi dibuang dipinggir jalan dan menghubungi terdakwa Terri Sury sebagai penampung truk.

Truk dijual seharga Rp.60 juta, sebagai tanda jadinya terdakwa Terry menyerahkan Rp 10 juta kepada Rivi Hamdani dan sisanya dibayar setelah truk dijual secara cincang. Lalu diberikan kepada Gunawan Rp. 15 juta dan 25 juta. Ropandi mendapatkan bagian Rp. 5 juta.

Akibatnya, saksi korban mengalami kerugian Rp 200 juta dan 41 karung goni seharga Rp.215.043.250.

Persidangan dipimpin hakim Anggreana Sormin dinyatakan ditunda hingga Senin mendatang untuk pembacaan putusan.

Sebelumnya, para terdakwa memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan. Dengan alasan menyesali perbuatannya.