HETANEWS.com - Tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang disebutkan karena baku tembak dengan Bharada E di kediaman Irjen Ferdy Sambo makin lama makin ramai. Pengamat Hukum Tata Negara Refly Harun mengungkapkan akan terjadi sesuatu yang menggemparkan. 

Akan tetapi Refly tak mengungkapkan apa hal yang dikatakannya bakal menggemparkan.  Ia hanya mengatakan bahwa kabar-kabar informal yang selama ini diimajinasikan publik memang benar adanya.

"Hanya memang masih belum ada berita resmi, masih ada 'tembok' yang berusaha menghalangi," kata Refly Harun melalui Youtubenya pada Sabtu, 6 Agustus 2022. 

Ia mengatakan berita yang disebutnya menggamparkan tersebut akan terungkap sepanjang Polri mau transparan, terbuka, dan tidak saling menutupi dan tak saling sandera. 

Bahkan Refly mengatakan apabila Kapolri tak mampu menyelesaikan permasalahan yang lebih besar terkait tewasnya Brigadir J.  Ternyata ada masalah lebih besar di tubuh Polri, sehingga kasus tewasnya Brigadir J yang terlihat gampang diselesaikan menjadi berlarut-larut. 

"Kalau Kapolri tak mampu menyelesaikan tak ada cara lain Presiden Jokowi yang harus turun tangan menyelesaikan kisruh di tubuh Polri dan terkait dengan saling sandera di antara mereka," jelas Refly Harun.  

Refly juga mengungkapkan bahwa kasus Brigadir J konon kabarnya masih tarik-menarik.

"Apa yang menjadikannya tarik menarik, pasti ada hal besar," pungkas Refly Harun.

Sumber: seputartangsel.pikiran-rakyat.com