HETANEWS.com - Kontingen Indonesia resmi keluar sebagai juara umum ASEAN Para Games 2022 dengan torehan 152 medali emas, 128 perak, dan 103 perunggu atau total 383 medali. 

Kepastian itu sudah disahkan oleh Ketua CdM Indonesia, Andi Herman, Sekretaris Inaspoc, Rima Ferdianto, hingga Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora RI, Chandra Bhakti, dalam konferensi pers di Swiss-Belinn, Jumat (5/8/2022) pukul 19.00 WIB. 

Indonesia mengungguli Thailand yang berada di posisi kedua dengan total raihan 285 medali yakni 101 emas, 105 perak, dan 79 perunggu. 

Hasil kontingen Indonesia pada ajang ASEAN Para Games 2022 melebihi target yang sudah ditentukan oleh CdM Indonesia.  Sebelumnya, Indonesia ditarget juara umum dengan meraih 104 medali emas.

"Hari ini, saya berani menyatakan Indonesia meraih juara umum ASEAN Para Games 2022," kata Ketua Kontingen atau CdM Indonesia, Andi Herman.

"104 medali emas yang ditargetkan, sampai detik ini ada dua data, menunggu waktu."

Data pertama, lanjut Andi, di web Indonesia ada 152 medali emas. Hal tersebut berbeda dengan data yang dia pegang berdasarkan catatan liasion officer (LO) ASEAN Para Games 2022.

"Data ril 168 emas. Kalau jumlah total, Indonesia 408 medali. Melampaui jumlah atlet kita," jelasnya.

Perbedaan tersebut karena data web menunggu penyerahan medali kepada atlet yang menang. Sementara data ril yang dipegang Andi berdasarkan catatan yang sudah ditandatangani pengawas cabang olahraga.

Sementara itu, pihak Kemenpora mengapresiasi dengan prestasi yang didapat Kontingen Merah Putih pada ajang ASEAN Para Games 2022.

"Alhamdulillah, puji syukur. Hari ini seperti kita ketahui bersama, secara keseluruhan kita sudah memenuhi target kesuksesan baik itu dalam penyelenggaraan dan dari sisi prestasi," kata Chandra Bhakti sebagai Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora RI.

"Saya melihat luar biasa dari sisi target 104 medali emas, ini lebih dari 160 medali. Secara total (keseluruhan) lebih dari 400 medali," kata dia.

Artinya, lanjut Chandra Bhakti, jika dibandingkan jumlah atlet dengan perolehan total medali, setiap atlet menyumbang satu medali.

"Jika dibandingkan dengan jumlah atlet, 323 atlet. Ini seluruh atlet artinya memperoleh medali. Bahkan ada satu atlet memperoleh lebih dari satu medali," jelas dia.

"Lebih luas lagi, bagaimana bapak Presiden memberikan kesempatan kepada atlet difabel Asia Tenggara untuk berprestasi. Ini yang menjadi apresiasi dari negara-negara lain," tandasnya.

Sumber: kompas.com