MEDAN, HETANEWS.com - Setelah melakukan pemberangkatan peserta, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba resmi membuka Diklat Hospitality BPODT 2022. Pembukaan Diklat tersebut dilakukan oleh Jimmy Bernando Panjaitan, Direktur Utama BPODT.

Sebelum kegiatan dimulai, Raja Malem Tarigan Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan menjelaskan pelatihan diklat tersebut merupakan kerja sama antara BPODT dan Poltekpar Medan.

Semoga dengan pelatihan ini dapat menambah wawasan bagi para peserta dan juga dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.

Dalam pembukaan kegiatan tersebut, Jimmy Bernando Panjaitan mengatakan BPODT salah salah satu satuan kerja di bawah Kemenparekraf BPODT bersama Poltekpar Medan.

Ini merupakan salah satu kerjasama antara BPODT dan Poltekpar Medan dalam mengadakan Pendidikan dan pelatihan bidang SDM. Beliau menjelaskan kenapa BPODT mengadakan pelatihan ini, karena saat ini menjadi tantangan di sekitar Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas.

“Masalah sumber daya manusia (SDM) masyarakat di Kawasan Danau Toba belum memuaskan bagi para pengunjung. Karenanya perlu secara berkelanjutan dibangun dan ditingkatkan kreativitasnya dibidang SDM. Hal ini akan membuat para wisatawan yang berkunjung puas dengan pelayanan yang diterima saat kunjungan mereka. Pesan saya kepada para peserta pelatihan tetap rendah hati dan jangan malu bertanya kepada siapapun ditempat ini. Kami mengharapkan kalian dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan baik. Paling penting adalah tetap attitude kita jaga sebagai peserta, agar tetap disiplin, inisiatif dan saling menghormati. BPODT akan memilih 3 besar terbaik untuk dipekerjakan di Toba Caldera Resort.” ujar Jimmy

Mewakili Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sekawasan Danau Toba, Benni Simanjuntak Sekdis Pariwisata Taput mengatakan pelatihan dan Pendidikan ini sangat berguna.

Selain dalam pengembangan pariwisata tentu bagaimana meningkatan kemampuan SDM. Kita juga harus mendidik mereka menjadi tenaga potensial agar ketika kembali bisa memberikan dampak bagi kabupaten masing-masing.

“Kami akan mencoba merekomendasi agar dapat nantinya diberikan kesempatan magang ditempat destinasi wisata yang dikelola oleh Kabupaten kami. Semoga kedepannya Pendidikan ini tidak sampai disini tapi dapat dimanfaatkan juga oleh kabupaten lain.” Ujar Benni.

Menurut Anwari Masatip, Direktur Poltekpar Medan mengatakan Poltekpar ini adalah kampus pariwisata yang termasuk unggul diantara kampus yang lain yang ada di pulau sumatera bahkan di Indonesia. Kampus ini salah satu yang memiliki ISO 20.001 di Indonesia.

“Jadi saya rasa kampus ini adalah kampus yang tepat untuk para peserta. Pengajar-pengajar yang akan melatih para peserta ini punya sangat banyak pengalaman. Saya berharap para peserta dapat belajar tentang banyak hal. Pesan saya selamat bergabung, semoga nantinya kami dapat mengajari juga tentang budaya yang ada di sekitar danau toba agar dapat menambah wawasan para peserta.’ Ujar Anwari.

Turut hadir dalam kegiatan ini Detti Silaban Kadiv Pengembangan Bisnis BPODT, Jhontiner Sinabutar perwakilan dari Dinas Pariwisata Samosir, Rista Sinaga perwakilan Dinas Pariwisata Karo.