JAKARTA, HETANEWS.com - Beredar selebaran yang berisikan ajakan aksi demo di depan Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo), Jakarta Pusat. Dalam aksi unjuk rasanya bakal melemparkan botol berisikan air seni ke Kominfo.

Aksi tersebut rencananya bakal dilaksanakan pada Senin, (1/8) mulai pukul 14.00. Aksi ini diduga merupakan buntut dari polemik pendaftaran PSE dan pemblokiran sejumlah aplikasi karena belum terdaftar.

"Ramai-ramai lempar botol pipis ke Kementerian Komunikasi dan Informatika," tulis selebaran itu, dikutip Senin (1/8).

Menanggapi hal itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin mengatakan, pihaknya bakal menindak tegas aksi penyampaian pendapat yang tak sesuai aturan.

"Siapa pun masyarakat boleh menyampaikan pendapatnya di muka umum sepanjang tidak menabrak aturan. Kalau menabrak aturan ya kita akan tindak tegas," ujar Komarudin saat dikonfirmasi.

Komarudin menjelaskan, pihaknya juga belum menerima surat pemberitahuan aksi tersebut. Apabila aksi itu tetap dilakukan, para peserta aksi terancam diamankan.

"Kalau kita temukan itu ya kita amankan. Enggak boleh," tegas dia.

Guna mencegah terjadinya hal tersebut, Komarudin mengatakan, pihaknya bakal menyiapkan sejumlah personel mengamankan sekitar gedung Kominfo.

"Sementara personel satu SSK (Satuan Setingkat Kompi). (Rekayasa lalu lintas) situasional," pungkasnya.

sumber: kumparan.com