JAKARTA, HETANEWS.com -Tukul, seorang remaja 16 tahun, pada Sabtu (30/7) ini untuk kali pertama mendatangi Citayam Fashion Week -- ajang di sekitar Stasiun Dukuh Atas, Jakarta, yang belakangan ini tenar ke seantero negeri.

Ia penasaran mengapa ajang yang namanya melambung karena dipopulerkan tetangga-tetangganya di Desa Citayam, Depok, ini sangat viral.

Tak ada niat Tukul untuk memperagakan busana yang ia kenakan sore itu --kaus hijau dengan jeans hitam-- atau untuk berlenggak-lenggok menyeberang zebra cross seperti kebanyakan orang lainnya sore ini. Bahkan ia tak ingin difoto.

"Baru pertama kali ini (datang ke CFW). Penasaran aja karena viral," katanya saat mengobrol santai dengan CNNIndonesia.com, Sabtu (30/7).

Sore itu, Tukul menjadi seorang dari ratusan orang yang kembali memadati Citayam Fashion Week. Ada yang sekadar ingin nongkrong, ada pula yang ingin merasakan jadi 'model dadakan'.

Beberapa merek produk juga coba menunggangi momentum CFW ini dengan menggelar fashion show kecil-kecilan berhadiah, hingga jalan di 'catwalk' jalanan untuk kepentingan promosi.

Ketika ditanya akan datang kembali ke CFW atau tidak, warga Bojong Gede ini menyebut dirinya mungkin tidak akan datang lagi. Ia cukup sekali datang karena rasa penasarannya sudah tertuntaskan.

Sama dengan Tukul, Raden (18), seorang warga Bogor juga mengaku baru pertama kali datang ke CFW. Alasannya pun sama dengan Tukul, yakni karena penasaran.

"Kita dari Bogor, bukan Citayam tapi. Ke sini karena penasaran," ujar Raden.

Meski tak ikut-ikutan unjuk gigi dengan outfitnya, Raden menyebut dirinya mungkin akan berkunjung kembali ke CFW karena tempat ini cukup nyaman untuk nongkrong.

Sementara itu, Awi (15) menyebut dirinya sudah sering nongkrong di kawasan Dukuh Atas tempat CFW berlangsung, bahkan sebelum tempat ini viral dan jadi sangat ramai.

"Sudah sering, dari sebelum viral waktu belum rame," katanya saat diajak berbincang.

Saat diminta responsnya soal wacana pemindahan CFW, Awi menyebut dia dan teman-temannya akan tetap bermain di sini karena sejak awal dia datang ke kawasan Dukuh Atas karena lokasinya yang strategis.

Sumber: cnnindonesia.com