SIANTAR, HETANEWS.com - Ternyata saat melaksanakan kegiatan Fashon Week, pihak Suzuya sama sekali tidak mempunyai izin dari pihak manapun baik itu kepolisian dan juga pemerintah kota (Pemko).

Hal itu dikatakan langsung oleh Kapolres Pematang Siantar, AKBP Fernando, yang menyatakan kalau pihaknya telah menyampaikan kepada Suzuya agar tidak melaksanakan kegiatan yang menggangu ketertiban arus lalu lintas.

"Kita sudah ingatkan pihak suzuya untuk tidak melaksanakan giat yang mengganggu kamseltibcar lantas," ucap Kapolres AKBP Fernando melalui pesan singkat whatsaap, Jumat (29/7/2022).

Ketika ditanya kalau pihak suzuya melakukan acara tersebut tanpa sepengatahuan kepolisian, dirinya pun tidak menyangkalnya.

"Gak ada izin, harusnya izin dengan pihak Pemko selaku pengelola jalan dan pihak kepolisian, sehingga kita melakukan pembubaran acara tersebut," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Acara Fashion Week yang dilakukan pihak Suzuya diatas zebra cross masih jadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat khususnya Kota Pematang Siantar.

Pasalnya tindakan yang dilakukan pihak suzuya telah menyalahi aturan yang ada, dimana zebra cross dialih fungsikan menjadi tempat untuk Fashion yang dapat membahayakan diri mereka sendiri, walaupun pihak Sat Lantas Polres Siantar ikut serta dalam pengamannya.

Mengenai hal ini, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi ketika dikonfirmasi dengan adanya acara Fashion Week yang digelar oleh pihak Suzuya menyatakan bahwa hal itu salah.

"Sesuai dengan fungsi zebra cross untuk penyeberangan jalan bukan peragaan busana. Kita menghimbau gunakan zebra cross sesuai peruntukan yang diatur dalam UU nomor 22 tahun 2009, tentang lalulintas dan angkutan jalan, hormati pengguna jalan yang lain agar tidak terganggu," tulis Kombes Pol Hadi Wahyudi dalam pesan singkatnya, Kamis (28/7/2022).