SIANTAR, HETANEWS.com - Acara Fashion Week yang dilakukan pihak Suzuya diatas zebra cross masih jadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat khususnya Kota Pematang Siantar.

Pasalnya tindakan yang dilakukan pihak suzuya telah menyalahi, dimana zebra cross dialih fungsikan menjadi tempat untuk Fashion yang dapat membahayakan diri mereka sendiri, walaupun pihak Sat Lantas Polres Siantar ikut serta dalam pengamannya.

Mengenai hal ini, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi ketika dikonfirmasi dengan adanya acara Fashion Week yang digelar oleh pihak Suzuya menyatakan bahwa hal itu salah.

"Sesuai dengan fungsi zebra cross untuk penyeberangan jalan bukan peragaan busana. Kita menghimbau gunakan zebra cross sesuai peruntukan yang diatur dalam UU nomor 22 tahun 2009, tentang lalulintas dan angkutan jalan, hormati pengguna jalan yang lain agar tidak terganggu," tulis Kombes Pol Hadi Wahyudi dalam pesan singkatnya, Kamis (28/7/2022).

Namun ketika ditanya, bahwa saat acara berlangsung tampak pihak kepolisian Sat Lantas Polres Siantar seperti mendukung program yang diadakan Suzuya, Hadi pun mengatakan kalau pihak Sat Lantas bukan mendukung acara tersebut.

"Anggota lantas ada disitu bukan berarti mendukung, justru mereka hadir agar tidak ada gangguan lain yang membahayakan pengguna jalan lainnya. Tapi setelah itu kan kita memberikan himbauan untuk patuhi peraturan lalulintas,"ucapnya.

Tidak sampai disitu saja, awak media ini juga mempertanyakan apakah dalam hal itu pihak kepolisian tidak dapat melakukan tindakan sesuai dengan UU lalulintas. Dirinya malah berdalih kalau mereka (kepolisian) hanya dapat melakukan cara-cara persuasif.

"Cara-cara persuasif harus kita kedepankan, tidak semua masyarakat paham dengan aturan jadi kita harus lebih persuasif. Dan tidakan pembubaran itu tidak serta merta, kita gunakan cara-cara yang persuasif,"tuturnya.

Bahkan ketika ditanya tanggapannya terkait pihak suzuya yang telah meminta maaf namun masih mengapload vidio acara Fashion Week di sosial media seperti tidak merasa bersalah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi enggan memberikan tanggapannya.