HETANEWS.com - Gelandang bertahan OGC Nice, Morgan Schneiderlin, menyesal pernah meninggalkan Manchester United (MU) pada 2017 silam. Padahal ia masih ingin membela ‘Setan Merah’, namun karena salah paham dengan pelatih baru kala itu yakni Jose Mourinho dia akhirnya hengkang ke Everton.

Diwartakan Sportbible, sebenarnya Morgan Schneiderlin tak mengetahui alasan dirinya jarang tampil dalam 3-4 bulan setelah Mourinho melatih MU kala itu. Ia hanya berpikir bahwa sang pelatih memang tak percaya dengan kemampuannya, sehingga memilih menepikannya dari lapangan.

“Saya belajar banyak selepas kepergian saya dari Manchester United. Saya sudah bermain 40 laga pada musim sebelumnya dengan Manchester [United]. Ketika saya kembali dari Eropa, saya mengambil cuti 10 hari dan saya bermain sangat sedikit sekali dalam 3-4 bulan setelahnya,” ungkap Morgan Schneiderlin.

Schneiderlin mengaku bahwa ia pernah meminta cuti selama 10 hari setelah kembali dari Eropa. Tepat selepas itu, pemain asal Prancis ini merasa dirinya jarang dimainkan oleh Jose Mourinho di MU.

Padahal ia merasa penampilannya pada musim lalu tak buruk, tetapi Schneiderlin heran sang pelatih enggan memberinya kepercayaan. Pada saat yang sama, pemain yang kini berusia 32 tahun itu mendapatkan tawaran dari Everton lalu ia menerimanya.

“Lalu saya mendapatkan tawaran dari Ronald Koeman dan Everton yang sangat menginginkan saya. Momen itu sangat membekas dalam hidup saya. Seharusnya saya bermain [dengan MU] ketika melawan Liverpool [pada 17 Oktober 2016], sebagai starter, dan pelatih [Mourinho] datang menemuiku,” lanjutnya.

“Dia [Mourinho] memberi tahu bahwa dia tidak melihat kehadiran saya di dalam tim [MU] saat itu. Saya pun menceritakan yang sebenarnya apa yang terjadi dalam tiga bulan terakhir, saya memang tak berada di sana [MU] dan kemudian saya ingin pergi ke Everton,” jelasnya.

Setelah bertemu dengan Mourinho, ternyata alasan sang pelatih jarang memainkannya karena tak merasa Schneiderlin ada dalam tim tersebut dalam beberapa latihan awal. Jose Mourinho yang terkenal disiplin menganggap bahwa pemainnya itu sengaja tak hadir, padahal sebenarnya Schneiderlin sedang dalam masa cuti.

“Saya menyesalinya [hengkang dari MU], meski saya bermain baik di Everton, akan tetapi ketika bermain untuk Manchester United, ketika kamu berada di klub seperti itu seharusnya saya tak pernah ragu.” Tandasnya.

Walau bermain cukup baik bersama Everton pada Premier League 2016/17, Schneiderlin tetap merasa menyesal pernah meninggalkan tim besar seperti MU. Menurutnya, bermain bersama MU bisa memberinya kebanggaan tersendiri.

Kini, Morgan Schneiderlin membela OGC Nice di Ligue 1. Bersama klub asal Prancis itu, menurut Transfermarkt ia tampil sebanyak 20 kali di Ligue 1 2021/22, sayangnya dia harus absen 14 pertandingan di musim lalu karena cedera betis yang dialaminya.

sumber: kumparan.com