SIANTAR, HETANEWS.com - Mendapat intimidasi dari pihak PTPN III kebun unit Bangun, Masyarakat Gurila, kecaman Sitalasari, Kota Pematangsiantar merasa Ketakutan dimana Puluhan APH Berada di Lokasi keluruhan Bahkapul.

Ha itu di sampai masyarakat gurila pada saat menggeruduk kantor DPRD Kota Pematangsiantar untuk menyampaikan kelanjutan ketakutan mereka yang merasa di Intimidasi piha PTPN III Kebun unit Bangun.

Adapun masyarakat gurila diterima langsung ketua komisi I Andika Prayogi Sinaga, Ketua DPRD Timbul Lingga, Wakil ketua DPRD Ronald Tampubolon dan beberapa dewan lainnya.

"Kita memohon kepada bapak dewan agar tidak ada lagi intimidasi di sana sama kita. Karena di lokasi sudah banyak polisi jadi karena itu kami masyarakat kelurahan gurila menjadi ketakutan. Jadi kami memohon kepada dewan agar permasalahan ini segera selesai," ujarnya Senin, (18/7/2022).

Mendengar pernyataan dari masyarakat gurila komisi I DPRD Kota Pematangsiantar Andika Prayogi Sinaga mengatakan kalau RDP tersebut tidak dapat dilanjutkan karena tidak adanya perwakilan dari Pemko Siantar.

"Rapat ini tidak dapat kita lanjutkan karena ketidak hadiran dari Pemko Siantar yang di mana Pemko lah sebagai eksekutor," ujarnya.

Hal senada disampaikan langsung ketua DPRD Siantar Timbul Lingga, Karena ketidak hadiran dari pemerintah kota Rapat dengar pendapat dengan masyarakat gurila di batalkan.

"Setelah kami pertimbangkan kalau kehadiran pemko ini sangat perlu karena mereka lah selaku eksekutor. Jadi kita akan atur kembali jadwalnya. Mudah-mudahan dengan waktu yang tidak begitu lama kita akan memanggil kembali dan mudah-mudahan Pemko Siantar hadir," ujarnya.

Mendengar pernyataan dari DPRD Kota Pematangsiantar, beberapa masyarakat sempat kecewa karena tidak adanya titik temu. Namun masyarakat menerima pernyataan dari DPRD.

"Yang kami butuhkan untuk saat ini yakni keputusan dari pemerintah kota dan dewan atas intimidasi yang dilakukan pihak PTPN III. Jadi harapan kami bapak dewanlah yang akan menjadi pelindung kami sebagai masyarakat gurila kalau nantinya pihak PTPN III datang lagi," harap mereka kepada DPRD Siantar sebelum bubar.