SIANTAR, HETANEWS.com - Inilah yang terjadi di Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Ivan Stone Rajagukguk warga Tanah Jawa Kabupaten Simalungun pemilik sabu sabu seberat 10,24 gram (bruto) atau 9,75 gram (netto) dituntut 7 tahun 6 bulan, denda Rp 2 Milyar jika tak dibayar diganti hukuman penjara 6 bulan.

Tuntutan jaksa Heny Simandalahi dibacakan jaksa pengganti disidang Pengadilan Negeri Pematangsiantar, Selasa (12/7/2022). Terdakwa Ivan dipersalahkan jaksa dengan pasal 112 (2) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman paling lama seumur hidup atau paling singkat 5 tahun.

Sedangkan kasus narkotika lainnya yang pernah diberitakan hetanews beberapa waktu lalu atas nama terdakwa Heri Sahputra. Masih segar dalam ingatan jika terdakwa ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 3,98 gram di rumah kos kosan temannya di Jalan Kaveleri usai memakai sabu bersama sama.

Heri Sahputra pun dituntut sama yakni 7 tahun 6 bulan dan denda yang sama oleh jaksa dari Kejaksaan Negeri Pematangsiantar. Tuntutan tersebut dibacakan pada Senin, 7 Maret 2022 disidang PN Siantar.

Terdakwa Heri dipersalahkan jaksa melanggar pasal 114 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Inilah fakta yang terjadi di Kejaksaan Negeri Pematangsiantar. Setahu bagaimana barang bukti 3 gram dan 9 gram dalam kasus narkotika dituntut dengan hukuman yang sama.

Pernah hetanews mempertanyakan kasus yang sering terjadi seperti ini kepada jaksa di sana. Namun selalu dijawab dengan alasan klasik "ya sesuai peranannya, apa peran terdakwa,".

Meski harapan masyarakat sangat besar kepada APH, namun inilah faktanya.