JAKARTA, HETANEWS.com - Dalam meningkatkan tata pengelolaan keuangan, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba mengunjungi Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan R.I.

Dalam pertemuan ini Febrio Kacaribu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu RI menerima kunjungan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba dibawah pimpinan Jimmy Bernando Panjaitan selaku Direktur Utama yang didampingi jajarannya di Gedung BKF Kementerian Keuangan di Jakarta, Jumat (8/7/2022).

Kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh secara langsung mengenai tata pengelolaan keuangan institusi pemerintah terutama dalam memberikan insentif bagi para calon investor.

“Kami sangat senang bisa bertemu dengan Pak Febrio karena kami membutuhkan bimbingan BKF dalam memanajemen kebijakan yang kami buat, kami tidak mau kesalahan kami dalam memberi insentif membuat persoalan di kemudian hari,” ujar Jimmy.

Jimmy melanjutkan bahwa BPODT sedang dalam menjalankan promosi investasi dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur di kawasan Toba Caldera Resort (TCR)

“Pada saat ini kami sedang menangani 2 orang calon investor yang serius ingin membangun hotel di kawasan TCR, ada beberapa keringanan yang diminta kepada BPODT berbentuk insentif, ini sangat perlu kami diskusikan kepada BKF,” ujar Jimmy

Kepala BKF mengapresiasikan upaya yang dilakukan BPODT untuk menjalin komunikasi dengan BKF dalam membuat kebijakan kebijakan keuangan terkhusus di BPODT.

“Saya memahami apa yang di khawatirkan BPODT, BKF memerlukan data yang lebih lengkap untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan BKF dalam pemberian insentif, jika memungkinkan kami akan mengirim anggota kami untuk membantu BPODT” ujar Febrio.

Turut hadir dalam kegiatan ini Raja Malem Tarigan Direktur Industri dan Kelembagaan BPODT, Ryan Palaciao Kadiv Investasi BPODT, Adi Purna Karo Konsultan, beserta staf BPODT.