SIANTAR, HETANEWS.com - Satu dari empat pelaku pencurian diringkus personil unit Reskrim Polsek Siantar Martoba, di Jalan Medan Simpang SD, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba, Selasa (5/7/2022).

Pelaku bernama Erik Faska Butar Butar alias Faskan (27). Selain Erik teman-temannya yang diketahui bernama Amri Simamora, Simamora, Tamba, masih dalam pencarian pihak kepolisian Polsek Martoba (DPO).

Kapolsek Siantar Martoba, AKP Manaek Ritonga menjelaskan, bahwa pelaku telah mencuri sepeda motor Kawasaki Ninja BK 6848 RO milik korban Erwin Manurung (27).

"Jadi sepeda motor korban ini pada malam harinya itu diparkirkan dibelakang Cafe Sapna Dewi, yang berada di Jalan Tuan Rondahaim, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba. Namun dipagi harinya, saat korban hendak pergi bekerja, sepeda motornya sudah tidak ada diparkiran lagi," terang AKP Manaek Ritonga, Rabu (6/7/2022).

Setelah kejadian itu, korban membuat laporan ke Polsek Martoba. Selanjutnya personil yang telah menerima laporan tersebut langsung melakukan pencarian terhadap pelaku.

Tidak berapa lama setelah melakukan introgasi terhadap beberapa saksi-saksi, personil Polsek Siantar Martoba menemukan keberadaan pelaku, dimana pelaku setelah melakukan pencurian sepeda motor itu melarikan diri ke Kota Medan.

"Saat itu kita menggunakan umpan seorang wanita yang dikenal oleh pelaku, sehingga kita mengetahui kalau posisi pelaku berada di Kota Medan. Sehingga kita melakukan pengejaran di Kota Medan, hanya saja ketika kita sampai di Kota Medan, kita tidak menemukan pelaku," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, disitu kita menyuruh wanita yang dikenal pelaku untuk menanyakan keberadaannya. Dan dari hasil komunikasi wanita dan pelaku, diketahui bahwa pelaku sedang berjalan dari Medan menuju Siantar.

Pada saat itu, personil langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Pelarian dari pelaku pun terhenti setelah berhasil diringkus oleh personil di Jalan Medan.

Hanya saja ketika diamankan, sepeda motor sudah berubah warna menjadi warna hitam yang sebelumnya berwarna kuning. Itu dikarenakan pelaku bersama dengan tiga temannya mengubah warna sepeda motor dengan cara menstikernya.

"Ada pun barang bukti yang diamankan berupa 1 unit sepeda motor kawasaki ninja warna Hitam, 1 buku BPKB, 1 lembar STNK, dan 1 kunci kontak sepeda motor. Pelaku dalam kasus ini kita jerat dengan pasal 363 Ayat 1 ke-4e, 5e KUHPidana," tutupnya.