MEDAN, HETANEWS.com - Holywings digugat secara perdata oleh empat otang bernama Pangeran M Negara S, Teofilus Mian Parluhutan, Andreas Saut Simanjutak dan Mufty Dwitama.

Tidak tanggung-tanggung keempat orang itu menggugat PT Aneka Bintang yang menaungi operasional Holywings sebesar Rp 36, 5 triliun.

Dikutip dari SIPP PN Jakarta Pusat, Senin (4/7/2022), gugatan dengan nomor perkara375/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst itu telah didaftarkan pada 1 Juli 2022.

Dalam petitum yang dilayangkan, penggugat menyatakan tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum karena melakukan penghinaan terhadap simbol agama Islam dan Nasrani untuk mendapatkan keuntungan materiil.

Penggugat juga menyatakan tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan melakukan promosi minuman beralkohol gratis dengan membawa nama Muhammad dan Maria.

Karena itu, penggugat meminta pengadilan menghukum tergugat, yakni perusahaan pengelola Holywings, untuk membayar kepada penggugat baik kerugian materiil sebesar Rp 36.500.000.000.000 yang disebut akan digunakan untuk memperbaiki dan membangun rumah ibadah.

Selain itu, penggugat juga meminta pengadilan untuk menghukum tergugat dengan mencabut izin operasional serta memulihkan kesucian nama Muhammad dan Maria.

Caranya, dengan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya yang beragama Islam dan Nasrani lewat seluruh TV nasional, media online dan media cetak nasional serta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.

"Menghukum tergugat (Holywings) untuk membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp 100.000.000,00 (seratus juta) setiap harinya apabila tergugat lalai dalam memenuhi isi putusan ini," jelas petitum tersebut dikutip dari detikFinance, Senin (4/7/2022).

Seperti diketahui, Holywings membuat heboh usai mengeluarkan promo yang diduga menistakan agama. Promo itu berisikan hadiah minuman keras bagi yang bernama Muhammad dan Maria.

Akibat promo itu, polisi menetapkan 6 orang tersangka yang merupakan pegawai dari Holywings. Keenamnya diduga melanggar pasal tentang ITE dan penistaan agama.

Tak hanya di Jakarta , Holywings juga dilaporkan ke polisi di sejumlah daerah. Salah satunya ke Polda Sumut.

Sumber: detik.com