SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Pemuda Batak Bersatu (PBB) berang kepada pihak unit kebun teh Bah Butong yang dimana tidak dapat memberikan jawaban atau kesepakatan, masyarakat beserta PBB berangkat ke lahan 257 untuk memberhentikan pekerjaan.

Setelah memberikan waktu beberapa jam kepada pihak PTPN IV tidak dapat memberikan jawaban. PBB beserta masyarakat turun langsung ke lahan 257 ha untuk menduduki lahan tersebut.

"Inilah sifat penjajahan yang dilakukan pihak PTPN IV kalau memang tidak bisa mengambil keputusan seharusnya mereka ikut dengan kita turun ke lapangan. Ini mereka tidak mau ikut dengan kita untuk turun langsung ke lokasi," ujarnya Gullit Saragih selaku orator sembari bergerak ke lokasi.

Selanjutnya, Gullit Saragih menjelaskan kalau PBB bergerak untuk mendukung masyarakat dan menyampaikan aspirasi dan keluhan dari masyarakat. Gullit Saragih juga menjelaskan kalau aksi ini aksi damai bukan arogan.

"Kepada bapak TNI polri apakah bapak ikut untuk kami ke lokasi? Dan kepada pihak unit kebun teh Bah Butong ikut ke lokasi? Biar orang bapak tau menyampaikan kepada pihak atasan bapak," teriak mereka.

Menanggapi ajakan dari PBB dan masyarakat, pihak unit kebun teh Bah Butong Asisten Kepala (Askep) untuk kebun teh Bah Butong menyampaikan kalau tidak kapasitas nya untuk mengambil keputusan.

"Kapasitas kami hanya menerima aspirasi dari masyarakat. Dan apapun isi aspirasi nya akan kita sampaikan ke kantor pusat. Kami menyadari dan kapasitas kami hanya menerima aspirasi masyarakat dan akan ki catat akan sampai kan ke direksi," ujarnya sembari menolak ajakan dari PBB dan masyarakat ke lokasi.