SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Ratusan masyarakat kecamatan Sidamanik yang mengatas namakan Pemuda Batak Bersatu (PBB) geruduk pabrik/kantor unit kebun teh Bah Butong, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun. PBB dengan tegas menolak lahan 257 ha di konversi ke kebun sawit, Senin (4/7/2022).

Dalam orasi, Perwakilan masyarakat dengan tegas meminta agar seluruh pengerjaan alat berat yang di 257 ha agar segera di berhentikan. 

"Kita meminta kepada manegemen PTPN IV agar memberhentikan seluruh pengerjaan alat berat yang berada di lahan 257 ha. Yang di mana di lokasi tersebut pohon teh masih terlihat aktif," teriak salah seorang.

Ratusan masyarakat dengan memakai seragam PBB melakukan aksi penolakan penanaman kelapa sawit di kebun Bah Butong. 

Dalam kesempatan tersebut PBB menolak untuk masuk ke dalam untuk mediasi. Karena bagi mereka transparansi itu sangat penting.

"Kita berdiskusi di sini saja, ngapain kita kedalam agar kita semua mendengar. Karena yang kita minta tidak muluk-muluk. Kita hanya meminta penolakan konversi Tek ke kebun sawit," ujarnya.

Pihak Managemen kebun Bah Butong menanggapi aspirasi dari masyarakat. 

Dalam kesempatan tersebut, Heri Wahyudi sebagai askep (asisten kepala) kebun teh Sidamanik menyampaikan kalau dirinya tidak dapat mengambil keputusan.

"Saya tidak bisa mengambil keputusan. Akan tetapi saya akan sampaikan aspirasi masyarakat kepada pimpinan," ujarnya.

Mendengar pernyataan tersebut, beberapa masyarakat sempat berang dan berteriak agar yang mengambil keputusan datang menemui para aksi.

"Kita meminta agar pihak Kebun teh Bah Butong datang menemui kami yang dapat mengambil keputusan. Bukan ini jawaban yang ingin kami terima. Kami hanya meminta komitmen agar pihak PTPN IV menghentikan pengerjaan alat berat sebelum ada keputusan dari direksi," teriak mereka sembari mengatakan akan menunggu sampai sholat selesai.