HETANEWS.com - Setelah Pemerintah kecamatan Sijampolang mengeluarkan surat himbauan kepada seluruh masyarakat. Kini, warga Sijampolang merasa was-was dan tetap siaga.

Adapun surat himbauan yang dikeluarkan oleh kecamatan adalah terkait adanya temuan jejak kaki binatang buas yang sempat dibadaikan oleh warga. Ada informasi menyebutkan bahwa binatang buas tersebut sejenis Harimau Sumatera

Untuk mengantisipasi terjadinya kontak dengan binatang buas, Camat Sijampolang Drs Toga Halasan Simamora mengeluarkan surat himbauan dengan nomor 140/95/kec/VI/2022. Adapun isi surat himbauan tersebut adalah

- Semua aktivitas diladang agar dilakukan mulai pukul 09:00 Wib s/d 16:00 Wib

- jika berpergian keladang diusahakan melebihi 4 orang dan kalau bisa membawa anjing peliharaan (khusus berburu)

- Dan didalam perkampungan, diusahakan melakukan pembakaran polutan.

- Diminta aparat pemdes selalu melakukan pengawasan terhadap masyarakat di ladang

Temuan jejak kaki binatang buas yang diduga Harimau yang sempat diabadikan warga Sijampolang
Surat himbauan Camat Sijampolang

Menurut Toga Halasan Simamora, sehubungan dengan adanya jejak harimau di Desa Nagurguran,  Sitapongan dan Sibuntuan yang terindentifikasi oleh warga dan sesuai hasil koordinasi dengan pihak BKSDA (Balai konservasi sumber daya alam) Tapanuli Utara, sehingga pihaknya mengeluarkan surat himbauan tersebut.

"Ini masih kita cari tahu Lae, kepastiannya. Memang ada jejak kaki binatang buas ditemukan", jawabnya via telepon selulernya, Selasa (28/6/2022)

Sementara itu, Kapolres Humbahas AKBP Achmad Muhaimin, ketika dikonfirmasi terkait adanya temuan jejak kaki binatang buas yang ada di wilayah hukumnya, dirinya mengatakan pihaknya akan langsung chek ke lapangan.

"Rencana mau di Lidik malam ini Lae, sudah kita koordinasi kan dengan Kapolsek Onan Ganjang", katanya .

Menurutnya, bisa saja jejak kaki yang dimaksud itu bukan seekor harimau, melainkan harimau akar.

"Tapi ya Gak tau betul itu Harimau atau bsa jadi Beruang atau Harimau Akar". Jelasnya