LABGKAT, HETANEWS.com - Sebuah video menunjukkan sejumlah personel polisi menyanyikan lagu 'akhirnya ku menemukanmu' usai menangkap pelaku pembunuhan siswi SMP di Langkat, Sumatera Utara (Sumut) viral.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @tkpmedan, Selasa (28/6/2022). Dilihat SuaraSumut.id, tampak sekitar enam orang polisi berpakaian preman mengelilingi pelaku berinisial FS yang sedang duduk di dalam ruangan.

Sembari menunjuk ke arah wajah pelaku, polisi itu secara serempak menyanyikan potongan lagu dari band Naff.

"Akhirnya ku menemukanmu," nyanyi personel kepolisian.

Lagu ini merupakan bentuk sindiran kepada pelaku yang beraksi menghabisi nyawa korban ASS (14). Usai membunuh korban, FS lalu melarikan diri hingga akhirnya dapat dibekuk polisi. Sontak saja begitu video tersebut diunggah, publik langsung berkomentar.

"Akhirnya ku menemukan mu, gas pak pol," kata netizen.

"Lihat video nya ketawa, bisa ya pak pol ngelawak, tapi pas baca kisahnya bangsat banget. Siksa dulu pak," kata netizen lainnya.

Publik yang geram dengan ulah pelaku, juga mengutuk keras perbuatannya. "Mantap lagu nya pak polisi shock kena mental si penjahat ini kelakuan seperti binatang," kesal warganet.

Lurah Tangkahan Lagan Barat Alur Dua, Kecamatan Sei Lepan, Aswin Faisal kepada SuaraSumut.id, meminta agar pelaku dihukum dengan seberat-beratnya.

"Harapannya diberikan hukuman setimpal itu kan sadis, jangan berpihak waktu di persidangan tetap tegakan hukum yang benar," ujarnya.

Aswin juga berharap agar kiranya kasus yang meresahkan masyarakat ini tidak terulang lagi.

"Meresahkan, melelahkan, cukup-cukuplah kejadian ini (jangan terulang lagi). Kemudian banyak sumpah serapah dari warga kepada pelaku ini, karena masing-masing hati warga tergores dengan ulah pelaku ini," tangisnya.

Diketahui, polisi menangkap pelaku pembunuhan terhadap siswi SMP di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), berinisial ASS (14).

Humas Polres Langkat AKP Joko Sumpeno mengatakan, pelaku berinisial FS ditangkap pada Senin 27 Juni 2022. "Pelaku merupakan warga Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat. Pelaku dan korban saling mengenal," katanya.

Dari pemeriksaan, motif pelaku membunuh korban, karena melawan saat pelaku menggagahi korban. Dengan beringas, pelaku memukuli kepala korban menggunakan batu hingga meninggal dunia. Pelaku lalu pergi beranjak dari lokasi.

Setelah seminggu menghilang, korban ditemukan meninggal dalam kondisi mengenaskan di semak-semak Komplek Sanggar Pramuka PT. Pertamina Pangkalan Berandan Desa Puraka II Kecamatan Sei Lepan, pada Selasa (21/6/2022) petang kemarin.

Baca juga: Ditangkap Polisi, Pengakuan Pembunuh Siswi SMP di Langkat Bikin Geram

sumber: suara.com