HETANEWS.com - Kasus Subang memasuki bulan ke 10 masih belum terungkap bahkan semakin memanas antara kedua saksi yaitu Yosef dan Danu dengan saling tuduh menggunakan kata cupu.

Ada 3 petunjuk yang diungkapkan Yosef yang mengarah ke tersangka, benarkah?

Tentang cupu bermula muncul dari konten YouTube Danu, yang membuat postingan berupa sindiran dengan istilah cupu, kalau diartikan bahasa anak muda cupu adalah culun atau lugu.

Seorang saksi yang termasuk paling sering dipanggil pihak kepolisian dan sering diserang oleh saksi dalam kasus Subang ini yaitu Danu sepertinya sudah menyadari kondisi dirinya di tengah kasus Subang ini, bahkan merasakan dijadikan cupu.

Danu adalah pemuda lugu yang tanpa sengaja ikut menjadi saksi dalam kasus Subang ini. Dilansir dari Youtube Faktuil berjudul "Siap4 yang Dimaksud Danu ya?" tayang pada 22 Maret 2022

Seorang youtuber dan pemerhati kasus Subang Yahya Mohammed, mewawancarai saksi Danu, yang menjawab menggunakan bahasa sindiran, kepada pihak-pihak tertentu.

Danu menggunakan istilah “cupu” yang diperalat oleh pihak tertentu, sehingga terbawa ke sana sini, tanpa terpikir apa yang terjadi oleh dirinya.

“Ini mah benar-benar riil ya..” kata Danu.

Danu mencontohkan, dalam suatu musibah dialami sebuah keluarga, si cupu yang merupakan karyawan keluarga itu, ikut terbawa kondisi.

"Boss bersangkutan yang merupakan sebuah keluarga, menjadi cuek-cuek saja kepada si cupu itu", kata Danu

Akhirnya, kata Danu, si cupu menjadi serba sendirian, bergerak pun juga sendiri, bahkan untuk menopang kehidupannya sendiri, dan lain sebagainya.

"Seseorang ‘cupu’, biasanya langsung mengerjakan sesuatu jika disuruh orang, tanpa memikirkan dua kali resiko atau apa yang bakal terjadi,” kata Yahya Mohammed.

Akhirnya, menurut Yahya Mohammed, pada sebuah accident atau musibah, seorang cupu yang disuruh itu menjadi sasaran dibebankan.

Yahya Mohammed juga mengingatkan kepada Danu, bahwa seseorang yang masih “cupu” harus waspada, jangan sampai keluguan atau kepolosan menjadi sasaran dimanfaatkan oleh pihak lain, baik pihak kedua maupun pihak ketiga.

Baru-baru ini Yosef angkat bicara dengan mengungkap 3 petunjuk baru yang diyakini mengarah ke pembunuh Tuti Suhartini dan Amel.

Dua dari tiga petunjuk itu, Yosef membongkar sosok cupu yang disebut-sebut oleh Danu dalam sebuah kanal Youtubenya.

Sedangkan satu lagi petunjuk itu didapatkan oleh Yosef dari pernyataan Kapolres Subang, AKBP Sumarni kepada kuasa hukumnya, Rohman Hidayat.

Semua petunjuk yang didapatkan Yosef ini dugaan kuatnya mengarah kepada Danu sekaligus staf Yayasan Bina Prestasi Nasional.

Berikut tiga petunjuk yang didapatkan Yosef yang mengarah kepada terduga kasus Subang.

1. Sosok Cupu

Yosef membeberkan sosok cupu itu diduga kuat adalah mengarah kepada Danu. Yosef mengungkapkan itu merujuk pada curhatan Danu di channel youtube beberapa waktu lalu.

Ia menduga Danu lah terduga pembunuh Tuti dan Amel dalam kasus Subang ini. Hal itu dinyatakan Yosef dengan menafsirkan keinginan Danu meminta maaf kepada Tuti dan Amel yang sudah berbeda alam.

"Itu petunjuk betul-betul. Memang banyak petunjuk-petunjuk yang segala sesuatu terbukanya dari dia juga," kata Yosef.

Karena itu, Yosef meminta pengakuan sejujurnya Danu kepada penyidik, bukan ke masyarakat melalui channel youtube.

3. Informasi BAP valid

Petunjuk ketiga didapatkan Yosef dari Yoris dan istri Yoris, Yanti Jubaedah. Selain itu, Yosef juga mendapatkan dari kuasa hukumnya yang dapat informasi dari Kapolres Subang, AKBP Sumarni di awal kasus Subang mencuat.

Rohman Hidayat mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan informasi tersebut langsung dari Yoris dan Yanti yang merupakan istri dari Yoris dan bukan dari orang lain.

"Saya mendengar sendiri dihadapan pak Kades, di hadapan pak Yosep, pada saat itu ada istrinya Yoris. Yoris dan istrinya saat itu cerita bagaimana BAP itu terjadi,” ungkap Rohman Hidayat.

Dikutip YouTube Koin Seribu 77 berjudul ‘SIAP P3RANG DENGAN PENGACARA TOP ROHMAN HIDAYAT?? INI YANG TERJADI!!’, rilis 14 Juni 2021.

Rohman Hidayat, menjelaskan, bahwa menurut keterangan dari Yoris, Danu disebut tidak mau tandatangani dan mengaku bahwa keterangan tersebut bohong.

"Saya dapat informasi itu tapi saya diam, baru sekarang ini aja saya bicara,” ungkap Rohman Hidayat.

Rohman Hidayat menjelaskan, bahwa keterangan tersebut semakin dipertegas oleh Yoris dan istrinya yang ketika itu telah menjadi kliennya.

Sementara, Danu dikabarkan membantah tuduhan tersebut dan mengaku telah menandatangani seluruh BAP. Ternyata, pertemuan Rohman dan Kapolres itu tidak diketahui Yosef sebagai kliennya.

"Bapak baru dengar, baru tahu. PH sudah pernah bicara dengan ibu kapolres," kata Yosef.

Yosef berharap hal ini menjadi petunjuk dan betul-betul didalami oleh penyidik.

Sumber: deskjabar.pikiran-rakyat.com