SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Perkebunan Bah Birung Ulu merupakan salah satu unit kebun kelapa sawit dari PT. Perkebunan Nusantara IV. Sebelumnya, perkebunan Bah Birung Ulu bergerak dibidang komoditi teh sejak tahun 1916 dengan pemiliknya Nederland Handel Matschappay NHM.

Perkebunan Bah Birung Ulu kemudian dinasionalisasikan menjadi milik Bangsa Indonesia. Pada tahun 2004 perkebunan Bah Birung Ulu yang bergerak dibidang komoditi teh kemudian dialihkan menjadi perkebunan kelapa sawit.

Alasan, peralihan yang terjadi di perkebunan Bah Birung Ulu dikarenakan perusahan mengalami kerugian yang cukup besar. Akan tetapi setelah terjadinya peralihan perkebunan dari tanaman teh menjadi tanaman kelapa sawit sempat menuai pro-kontra.

Masalah yang dialami setelah berubah menjadi perkebunan kelapa sawit.

Sejak berubahnya kebun teh menjadi kelapa sawit lokasi Bah Birong Ulu kerap mengalami banjir, perladangan masyarakat yang kerap kekurangan air yang berakibat gagal panen. 

Tidak hanya itu saja, yang dulunya cuaca di lokasi Bah Birong Ulu sangat sejuk yang dimana sekarang hawa nya berubah menjadi panas. Dan sejak berubahnya menjadi kelapa sawit binatang buas seperti ular kerap masuk ke dalam rumah warga.

Unit Usaha Bah Birung Ulu salah satu dari 36 Unit Usaha di PT Perkebunan Nusantara IV Persero yang berkantor Pusat di Jalan Suprapto No. 2 Medan, Sumatera Utara, merupakan Badan Usaha Milik Negara BUMN yang bergerak dibidang usaha Perkebunan Kelapa Sawit, dibawah koordinasi Group Unit Usaha I yang berkedudukan di Bah Jambi.

Unit Usaha Bah Birung Ulu bergerak dibidang komoditi teh sejak tahun 1916, dengan pemilik Nederland Handel Matschappay NHM, dinasionalisasikan berdasarkan Undang-Undang No. 86 Tahun 1958 Peraturan pemerintah No. 19 tahun 1959 berubah nama menjadi Perusahaan Perkebunan Negara Sumut-III pada tahun 1963 berubah nama menjadi PPN Antan VI dan pada tahun 1969.

Perkebunan ini kembali berubah nama menjadi PNP VIII sampai tahun 197, kemudian pada tanggal 1 Agustus 1974 berubah nama menjadi PTP.VIII sampai dengan 10 Maret 1996. Perubahan nama PTP.Nusantara IV Persero pada tanggal 11 Maret 1996, berdasarkan Peraturan PemerintahNo. 9 tahun 1996.

Pada tahun 2004 sesuai KPTS Dirut tanggal 21 Mei 2009, Bah Birung Ulu seluas 1.344,84 Ha di Konversikan dari komoditi teh menjadi kelapa sawit, sedangkan komoditi teh di Afdeling-E bersisa seluas 187,16 Ha pada tanggal 24 Januari 2006 sesuai SK Direksi No. 04.DirutKPTS01AI2006, areal Unit Usaha Bah Birung Ulu seluas 187,16 Ha Komoditi Teh di mutasikan ke Unit Usaha Kebun sawit.

Unit Usaha Bah Butong seluas 344 Ha komoditi kelapa sawit di mutasikan ke Unit Usaha Bah Birung Ulu dan dari Unit Usaha Marihat seluas 433 Ha TM Kelapa Sawit dimutasikan ke Unit Usaha Bah Birung Ulu hingga tahun 2009 luas areal Unit Usaha Bah Birung Ulu seluas 2.356,41 Ha, pada tanggal 01 Januari 2011 sesuai KPTS direksi No: 04.Dirut Kpts 17 XII 2010 , tanggal 29 Desember 2010. Tabel 4.1Tahun Tanam dan Luas Ha No. Tahun Tanam Luas Ha 1. 1996 443 2. 2004 91 3. 2005 1.636 4. 2006 24 5. 2008 220 6. Areal lain-lain 352.19 JUMLAH 2.766.19 Sumber: Kebun Bah Birung Ulu PTPN IV ,2014.