SIANTAR, HETANEWS.com - Terdakwa Yudhi Septian Lubis (29) warga jalan Stadion Sukadame Siantar Utara banding pasca divonis 6 tahun penjara denda Rp.1 milyar subsider 3 bulan oleh hakim PN Siantar, disidang, Selasa (21/6/2022).

Pasalnya, ia dihukum sama dengan terdakwa David Manurung (31) warga jalan Teri Kelurahan Pardomuan Siantar Timur, 6 tahun denda 1 milyar, hanya subsider 6 bulan. 

Sebelumnya, JPU Henny Simandalahi juga menuntut hukuman yang sama kepada kedua terdakwa yaitu 7,6 tahun denda 1 milyar subsider 6 bulan penjara. Keduanya dipersalahkan melanggar pasal 114 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika Jo pasal 55 (1) ke-1 KUHP.

David ditangkap pasca tertangkapnya Yudhi yang bermaksud akan mengantarkan sepaket sabu kepada Anto (DPo) di Jalan Sinar Kelurahan Bukit Sofa pada Jumat (11/2/2022) lalu. Sabu yang disita seberat 0,40 gram juga uang Rp. 70 ribu.

Setelah diinterogasi, Yudhi mengaku mengambil sabu dari David dengan sistem Laku Bayar (LB). Sabu tersebut rencananya akan dijual kepada Anto seharga Rp 150 ribu. 

Kemudian, personil Polres Siantar berhasil mengamankan David dari rumahnya. Sabu yang disita sebanyak 2 paket seberat 2,28 gram, uang Rp 200 ribu, timbangan digital dan hape Samsung.

Sabu sebanyak itu diakui David dibeli dari Jong (DPO) sebanyak 5 gram, hanya saja baru dibayar Rp 500 ribu dengan cara ditransfer. Usai menerima sabu dari orang suruhan Jong di Jalan SM Raja, David mempaket-paketin sabu menjadi 6 bagian dan disimpan dalam selipan sofa.

Dalam persidangan, para terdakwa didampingi pengacara Erwin Purba dan Tommy Saragih dari Posbakum PN Siantar. David menyatakan menerima putusan tersebut sedangkan Yudhi melakukan upaya hukum banding.