MEDAN, HETANEWS.com - Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Indra Sjafri sempat membeberkan identitas 7 korban tewas, dalam tragedi tabrakan antara bus PMS dengan bus PMH di Jalan Lintas Sumatera, Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Menurut Kombes Indra, kecelakaan antara bus PMS dan bus PMH ini menyebabkan kedua sopir meninggal dunia.

Indra menerangkan, selain menewaskan tujuh penumpang termasuk sopir, ada 13 orang lainnya mengalami luka berat akibat tabrakan antara bus PMS dan bus PMH ini. 

"Setelah kami datang ke TKP, cek lokasi dan ke rumah sakit untuk melihat kondisi korban, di titik crash atau titik tempat kejadian tabrakan itu terlihat arah bis dari Medan menuju Riau itu berada di lajur kanan, dan di situ ada marka yang mengatakan tidak boleh menyalip," kata Indra, Senin (20/6/2022).

Indra mengatakan, bus PMS diduga mengambil lajur terlalu kanan. Sehingga bus PMS menabrak bus PMH hingga keduanya mengalami ringsek berat di bagian depan. 

Dari penuturan Indra, bus PMS BK 7909 TL dan bus PMH BK 7116 UD itu sudah diamankan.

Polisi sempat mendatangi dua rumah sakit tempat korban selamat dirawat. Adapun kedua rumah sakit itu yakni RSUD Kota Pinang dan Rumah Sakit Nuraini Blok Songo Kota Pinang.

"Sebahagian korban selamat sudah dibawa pulang ke rumah masing-masing," kata Indra.

Dari data yang disampaikan polisi, inilah identitas korban tewas dan korban selamat.

Korban tewas: 

1. Mika Rudy Parlindungan L Tobing (33) warga Simundam Utara, Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan

2.Fridon Sidauruk (42) sopir bus PMS, warga Jalan Medan, Gang Cinta Damai, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematang Siantar

3.Hendra Siregar (31) sopir bus PMH, Perumahan Pardede, Kecamatan Sunggal, Deliserdang

4. Fery Ardiansyah (20) warga dusun Air Terjun, Kelurahan Paya Tampah, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh

5. Sarah (50) alamat Batu Ampar Riau 

6. Sugini (50) alamat Pasar VI Garapan, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan

7. MR X, Laki-laki, Umur lebih 40 tahun, identitas belum diketahui.

Korban selamat dan luka-luka: 

1. Magor, (35) warga Kodya Binjai.

2. Robin Damanik (40), warga Cimampak, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

3.Pairin (60), Salapian

4. Sarmin, (34) Kuala

5. Akmal (50), warga Serbelawan

6. Saiful Ramadhan (40) warga Medan Marelan.

7. Fuji

8.M Mahyunin (43) wrga Pantai Gemi

9.Popy Adelia Anggraini (21) warga Asahan.

10. Nurbaiti (44) warga Labuhan Deli

11. Revaldi Ginting warga Munte, Kabupaten Karo.

12. Abdullah Sani (72) warga Ujung Godang Kota Batu.

13. Misni (54) warga Pinggirjati.

Jenazah sopir dibawa ke kampung halaman

Jenazah sopir bus PMH yang mengami kecelakaan maut di Labusel, rencananya akan dibawa ke kampung halamannya di Tanah Jawa, Simalungun. Sopir tersebut bernama Hendra Siregar. Ia merupakan warga Perumahan Pardede, Kecamatan Sunggal.

Petugas loket, Montir mengungkapkan bahwa rencana nya pihak keluarga akan membawa korban ke kampung halaman untuk dimakamkan.

"Enggak dibawa ke Medan jenazahnya, tapi ke Tanah Jawa. Orangtuanya di Medan, tapi keluarga bilang harus dikebumikan di sana," kata Montir kepada Tribun-medan.com, Senin (20/6/2022).

Ia mengatakan, saat ini sopir bus PMH telah dibawa dan sedang menuju ke Tanah Jawa.

"Sopir sudah di bawa ke Tanah Jawa," sebutnya.                

Menurutnya, kecelakaan tersebut terjadi diakibatkan karena mobil PMS menyalip truk yang sedang berada di depannya, sementara dari arah berlawanan muncul mobil PMH.

"Informasinya bys PMS itu motong truk, terus terjadi kecelakaan," bebernya.

Kronologis tabrakan bus PMS dan bus PMH

Menurut Kasat Lantas Polres Labuhanbatu, AKP Rusbeny, kejadian bermula saat bus PMS datang dari arah Medan menuju Kerinci, Jambi. Sementara bus PMH datang dari arah Riau menuju Kota Medan.

Karena diduga bus PMS masuk ke jalur yang dilintasi bus PMH, adu kambing pun terjadi. Bagian depan kedua bus saling berbenturan, hingga mengalami ringsek berat.

"Kecelakaan terjadi di jalur kanan jalan Medan menuju Pekanbaru," kata Rusbeny.

Kuat dugaan, bahwa kecelakaan akibat kelalaian sopir bus PMS.

"Diduga bus PMS mengambil jalur terlalu ke kanan," kata Rusbeny.

Pascakejadian, para korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat, termasuk para korban selamat. Untuk sementara, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan.

Namun, Rusbeny tidak menjelaskan lebih lanjut, dimana kedua sopir berada. Apakah sopir mengalami luka berat atau tida, belum ada penjelasan.

Sempat jadi tontonan

Kecelakaan maut antara bus PMS dan bus PMH ini sempat menjadi tontonan warga sekitar. Sejak dinihari tadi, warga berkumpul di sekitar lokasi kejadian. Beberapa diantara warga sempat disebutkan ikut membantu proses evakuasi.

Sebahagian lainnya, terlihat penasaran dan melihat kondisi bus yang ringsek berat. Jika dilihat dari kondisi bagian depan kedua bus, disebutkan bahwa sopir turut mengalami luka.

Baca juga: Bus PMS Kontra PMH, 7 Korban Tewas Puluhan Luka luka

Sumber: tribunnews.com