SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Menjadi juru tulis (jurtul) dalam jual beli judi Toto gelap (togel), Roudut Sitinjak (46) diganjar 1 tahun penjara potong tahanan sementara yang telah dijalani. Warga Kampung Pardomuan Kerasaan Pematang Bandar dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 303 (1) KUHP, disidang PN Simalungun Selasa (21/6/2022).

Vonis yang diucapkan ketua majelis hakim Anggreana ER Sormin didampingi Yudi Dharma dan Widiastuti masing masing sebagai hakim anggota itu konform (sama) dengan tuntutan jaksa Herman Ronald Mauritz Panjaitan.

Roudut ditangkap dari salah satu warung di Jalan Asahan Kampung Pardomuan pada Rabu, 19 Januari 2022 sekira pukul 15.30 wib. Saksi personil Polres Simalungun Dedi F Manik dan Chandra Kirana menyita barang bukti hape berisi angka tebakan dalam kesan masuk dan keluar.

Juga kertas berisi angka tebakan pesanan dari pemasang/pembeli. Juga uang sebanyak Rp 345 ribu hasil penjualan judi togel tersebut. Ia mengaku mendapatkan upah 25 persen dari omzet penjualan judi tersebut.

Setelah diinterogasi petugas, Sitinjak juga mengakui disuruh menjual togel oleh Doni (DPO). Hasil penjualan disetor kepada Rika (DPO) sebagai operator. Terdakwa mengaku tidak mengenal Rika karena hanya berhubungan melalui hape untuk mengirim angka hasil penjualan.

Judi togel yang dilakukan terdakwa itu bersifat untung-untungan yang diputar setiap hari Senin, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu. Jika angka tebakan pemasang keluar maka akan mendapatkan hadiah.

Untuk pemasang 2 angka Rp.65 ribu, 3 angka 400 ribu dan 4 angka 1,5 juta. Dalam melakukan permainan judi tersebut, terdakwa tidak memiliki ijin.

Persidangan dinyatakan selesai dan ditutup oleh majelis hakim dan terdakwa juga menyatakan menerima putusan tersebut, sama dengan jaksa.